Mobile Content Management (MCM)

Distribusikan, lindungi, dan perbarui konten penting bisnis dengan mudah

Mulai uji coba gratis selama 30 hari

ManageEngine Diakui dalam Kategori Unified Endpoint Management

ManageEngine masuk dalam 2021 Gartner Magic Quadrant untuk Unified Endpoint Management (UEM) Tools

ManageEngine Recognized for Unified Endpoint Management

ManageEngine diakui sebagai Strong Performer dalam Forrester Wave: Unified Endpoint Management, Q4 2021

ManageEngine Recognized for Unified Endpoint Management

IDC MarketScape mengakui Zoho/ManageEngine sebagai Major Player dalam software UEM global selama empat tahun berturut-turut

OS yang didukung

Perangkat yang Didukung

Manajemen konten lengkap untuk file bisnis Anda

Distribusi

Memberikan konten business-critical pada perangkat dengan efisien.

Keamanan

Menjamin perlindungan maksimal terhadap kebocoran data.

 

Manajemen

Memperbarui konten secara massal di perangkat dengan beberapa klik saja.

Penarikan Akses

Memblokir akses ke konten pada perangkat yang tidak sesuai kebijakan.

Pastikan akses aman dan mudah ke konten penting bagi bisnis

Distribusi beragam format file

Upload dan distribusikan dokumen, spreadsheet, presentasi, gambar, serta file audio dan video dalam berbagai format file.

Konfigurasi kontrol akses khusus konten

Terapkan password untuk mengakses konten, menyesuaikan pengaturan download konten, dan lainnya.

Otomatisasi distribusi berbasis grup

Kelompokkan perangkat ke dalam grup berdasarkan departemen. Lalu, berikan grup tersebut konten yang diperlukan melalui otomatisasi distribusi konten pada tingkat departemen.

Buat portal konten

Kategorikan dan distribusikan konten pada portal self-service agar pengguna dapat mengakses konten dengan mudah.

Sinkronisasi Pembaruan Konten

Pastikan konten diperbarui secara langsung di perangkat terkait setiap kali file diubah melalui konsol admin.

Perlindungan dari Kebocoran Data

Terapkan kebijakan pencegahan kehilangan data (DLP) yang ketat, termasuk pembatasan berbagi data dengan layanan pihak ketiga atau cloud.

Kelola Konten di Lingkungan BYOD

Pisahkan file kerja dari file pribadi dengan menempatkannya dalam container virtual khusus.

Amankan konten yang diunduh

Batasi akses lampiran email dan konten yang diunduh dari situs perusahaan hanya untuk aplikasi yang dikelola.

Perlindungan dari aplikasi berbahaya

Cegah user mengakses situs web berbahaya dan menginstal aplikasi rentan dari sumber yang tidak terpercaya.

Selalu Unggul dengan Manajemen Konten Berkelas Enterprise

Distribusi yang Sederhana dan Scalable

Pastikan karyawan Anda tetap produktif kapan pun dan di mana pun mereka bekerja dengan akses aman 24/7 ke konten bisnis yang krusial. Dari satu konsol terpusat, kirimkan secara instan konten business-critical ke perangkat mobile milik karyawan maupun perusahaan, termasuk smartphone, tablet, laptop, desktop, perangkat rugged, sistem POS, dan digital signage.

Vault Bawaan untuk Konten Anda

Manfaatkan fitur content viewer bawaan untuk melihat dan mengakses file dengan aman melalui aplikasi ManageEngine MDM. Anda tidak perlu menginstal aplikasi pihak ketiga untuk mengakses konten, dan tidak ada salinan dokumen yang tersimpan di cloud. Jadi, Anda dapat yakin bahwa konten Anda tetap hanya berada dalam jaringan sendiri.

Penerapan Kebijakan Data Loss Prevention

Konfigurasi terlebih dahulu kebijakan manajemen konten untuk melindungi data perusahaan dari penyalahgunaan. Berikan akses aman ke konten korporat dengan menerapkan enkripsi perangkat dan membatasi berbagi data melalui transfer file USB, AirDrop, screenshot, screen recording, dan lainnya.

Akses Konten yang Aman

Autentikasi perangkat dan komunikasi perangkat menggunakan sertifikat, VPN, dan metode lainnya. Larang perangkat untuk terhubung ke Wi-Fi publik yang tidak aman guna menghindari serangan man-in-the-middle. Batasi akses konten dengan kontrol akses berbasis perangkat serta implementasi kebijakan conditional access.

Pengelolaan konten

Kategorikan konten berdasarkan formatnya, tambahkan tag, berikan akses offline, simpan konten yang sering diakses ke favorit, dan lakukan banyak fungsi lainnya melalui portal self-service karyawan— cara praktis untuk mengakses konten korporat.

Manajemen Konten Remote

Perbarui atau hapus konten secara simultan dari perangkat saat konten diubah atau dihapus melalui dashboard terpusat. Cabut akses konten untuk perangkat yang sedang diperbaiki, perangkat yang sudah tidak digunakan, dan perangkat milik karyawan yang meninggalkan organisasi. Selain itu, batasi akses data korporat untuk perangkat yang hilang, dicuri, sudah rooted, atau jailbroken.

Mengapa ManageEngine?

25+

Tahun

200+

Aplikasi

190+

Negara

280,000+

Organisasi

3,000,000+

Admin

Dipercaya oleh merek-merek terkemuka di berbagai sektor industri

Berikut ini pendapat rekan Anda tentang kami

Kami telah menggunakan Mobile Device Manager Plus selama lebih dari satu tahun, dan solusi ini sangat membantu kami dalam menjaga kepatuhan terhadap kebijakan keamanan dan compliance organisasi. Kami dapat melindungi data pelanggan, melacak perangkat, serta menerapkan kebijakan secara over-the-air.

Syed Ahmad RasoolSr. manager of technology security, Vodafone

Mobile Device Manager Plus adalah solusi tangguh yang melindungi dari risiko konten korporat jatuh ke tangan yang salah. Solusi ini memungkinkan kami untuk mengelola semua perangkat mobile secara terpusat dalam satu konsol berbasis web yang dibagi menurut negara. Akses untuk tim IT lokal di setiap negara dibatasi hanya ke perangkat di negara mereka masing-masing, sehingga keamanan menjadi lebih baik.

Abdoul Karim BarrySystems engineer, Microcred Group

Saksikan demo pengelolaan email secara langsung dengan uji coba gratis selama 30 hari!

MDM 101: Dasar-dasar Mobile Content Management (MCM) Dijelaskan

  • 1. Apa itu Mobile Content Management (MCM)?

    Mobile Content Management (MCM) adalah proses distribusi dan manajemen file enterprise pada perangkat mobile yang digunakan di organisasi. MCM memastikan bahwa resource yang dibutuhkan dapat diakses secara aman oleh user yang berwenang melalui perangkat yang telah disetujui. Dengan MCM, admin IT dapat mendistribusikan, memperbarui, dan menghapus dokumen penting secara remote ke smartphone, tablet, dan laptop yang digunakan oleh tim di organisasi. Mobile Content Management juga dikenal dengan istilah Mobile Information Management (MIM) dan merupakan bagian dari solusi Mobile Device Management (MDM).

  • 2. Mengapa organisasi memerlukan Mobile Content Management (MCM)?

    Setiap organisasi, baik besar maupun kecil, memiliki banyak tim dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Melakukan pembaruan dokumen dan file media secara manual lalu membagikannya ke setiap anggota tim adalah proses yang memakan waktu. Dengan meningkatnya penggunaan perangkat mobile untuk keperluan kerja, admin IT menghadapi tantangan dalam menyediakan akses data korporat yang aman dan remote melalui perangkat tersebut. Admin juga harus memastikan bahwa konten yang didistribusikan tetap aman dari kebocoran data dan ancaman keamanan lainnya—baik saat data disimpan (at rest), dikirimkan (in transit), maupun digunakan (in use). Oleh karena itu, diperlukan sistem MCM yang mampu membagikan file yang tepat ke perangkat yang tepat, sambil tetap menjaga keamanan data.

  • 3. Apa saja manfaat dari enterprise Mobile Content Management (MCM)?

    Mobile Content Management (MCM) memberikan berbagai manfaat bagi organisasi, antara lain:

    • Mempermudah proses berbagi dan pembaruan file atau konten yang dibutuhkan ke seluruh user secara over-the-air melalui satu konsol terpusat.
    • Memastikan file yang dibagikan hanya dapat diakses melalui aplikasi tepercaya, sehingga mencegah kebocoran data sensitif ke aplikasi pihak ketiga atau layanan cloud yang tidak diizinkan.
    • Menerapkan kebijakan Data Loss Prevention (DLP) pada perangkat untuk mencegah data korporat dibagikan ke user yang tidak berwenang.
  • 4. Bagaimana cara kerja sistem Mobile Content Management (MCM)?

    Tool Mobile Content Management bekerja dengan menyebarkan aplikasi khusus ke perangkat user, yang memungkinkan admin IT mendistribusikan konten secara langsung. User dapat mengakses file yang dibagikan melalui aplikasi ini tanpa perlu menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk melihat data korporat. Jika admin memperbarui atau menghapus file melalui konsol MCM, perubahan tersebut akan otomatis diterapkan pada perangkat user.

  • 5. Bagaimana MCM membantu mencegah kehilangan data (data loss)?

    Ketika konten korporat didistribusikan ke perangkat mobile milik organisasi maupun milik user, risiko data tersebut tersebar ke aplikasi lain, layanan cloud, atau user yang tidak sah menjadi lebih tinggi. Tool MCM memungkinkan admin IT untuk menerapkan pembatasan terhadap bagaimana user menggunakan data yang telah dibagikan, guna mencegah kebocoran data. Dengan mengizinkan hanya aplikasi terpercaya untuk mengakses file, organisasi dapat memastikan file tersebut tidak dibuka melalui aplikasi pihak ketiga yang tidak disetujui. Admin juga dapat mencegah perangkat untuk melakukan backup otomatis ke cloud atau mengirimkan konten melalui USB, screenshot, atau metode lainnya.

  • 6. Bagaimana Mobile Content Management (MCM) membantu menjaga keamanan data korporat?

    Software Mobile Content Management membantu menjaga tiga aspek utama keamanan data (kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan) melalui cara berikut:

    • Kerahasiaan (Confidentiality): File yang dibagikan akan dienkripsi saat dalam kondisi at rest (tersimpan di perangkat) dan tidak dapat diakses oleh user yang tidak berwenang. MCM juga mencegah kebocoran data dan backup otomatis ke layanan cloud yang tidak sah.
    • Integritas (Integrity): MCM menerapkan protokol komunikasi yang aman dan koneksi VPN untuk melindungi file saat sedang dikirimkan (in transit).
    • Ketersediaan (Availability): MCM memastikan file yang diperlukan dapat diakses kapan saja dan diperbarui sesuai kebutuhan. Admin IT juga dapat mencabut akses terhadap file ketika user tidak lagi memerlukan file tersebut.

     

    Apa itu MCM client?

    MCM client adalah aplikasi yang dipasang pada perangkat oleh admin IT melalui solusi Mobile Device Management (MDM), agar user perangkat dapat mengakses file kerja dan aplikasi yang dibutuhkan. MCM client yang dikonfigurasi melalui MDM memungkinkan user (seperti karyawan) untuk melihat file kerja secara on-the-go pada perangkat kerja mereka dengan cara yang aman.

  • 8. Apa itu aplikasi MCM client?

    Aplikasi MCM client atau dikenal juga sebagai MCM agent adalah aplikasi yang umumnya dipasang oleh organisasi pada perangkat karyawan sebagai bagian dari pengelolaan perangkat kerja.

    Aplikasi ini memungkinkan pengguna perangkat untuk mengakses konten kerja yang dibagikan secara aman. Solusi Mobile Content Management (MCM) menggunakan MCM client untuk melindungi konten dari ancaman keamanan serta mencegah pengguna mengakses data sensitif melalui aplikasi pihak ketiga yang tidak diizinkan.

  • 9. Bagaimana aplikasi ManageEngine MDM berfungsi sebagai client MCM pada perangkat?

    Mobile Device Manager Plus merupakan solusi MDM yang andal dengan kapabilitas Mobile Content Management (MCM) yang lengkap. Solusi ini memungkinkan admin IT untuk membagikan konten ke perangkat yang dikelola secara over-the-air dan real-time. Aplikasi terpisah bernama ManageEngine MDM diinstal pada perangkat untuk memberikan akses aman kepada user terhadap file dan dokumen yang dibagikan. Melalui aplikasi client MCM ini, admin IT dapat memastikan bahwa konten yang dibagikan hanya diunduh dan disimpan di dalam aplikasi tersebut, tanpa dicadangkan ke cloud pihak ketiga atau dibagikan ke pihak yang tidak berwenang. Pada skenario BYOD (Bring Your Own Device), aplikasi client MCM ini menciptakan lingkungan sandbox yang secara efektif memisahkan konten perusahaan dari file pribadi di perangkat.

  • 10. Apa saja fitur Mobile Content Management (MCM) pada Mobile Device Manager Plus?

    Admin IT dapat membuat content repository di server Mobile Device Manager Plus, menambahkan konten ke dalamnya, dan mendistribusikan file tersebut ke perangkat maupun grup perangkat. Selain memudahkan proses distribusi konten, kapabilitas MCM pada Mobile Device Manager Plus juga menyediakan sejumlah keunggulan lain yang membantu memperkuat keamanan data perusahaan, seperti:

    • Dukungan berbagai format file: Admin dapat mendistribusikan dokumen dan file media dalam lebih dari 15 format file. Beberapa format yang umum digunakan antara lain: .doc, .pdf, .txt, .mp4, .pptx, .png, .jpg, dan sebagainya.
    • Segmentasi dokumen: Admin dapat mengkategorikan dokumen dan file media menggunakan tag, lalu mendistribusikan konten berdasarkan tag tertentu ke perangkat yang sesuai.
  • 11. Bagaimana cara menggunakan aplikasi ME MDM sebagai client MCM pada perangkat Samsung dan Android?

    Saat perangkat Android atau Samsung di-enroll ke dalam Mobile Device Manager Plus, aplikasi ME MDM secara otomatis akan terpasang di perangkat tersebut. Aplikasi ME MDM ini berfungsi sebagai client MCM pada perangkat Android dan Samsung. Untuk perangkat Windows dan iOS/iPad iOS, admin dapat melakukan instalasi silent aplikasi ME MDM untuk mengaktifkan fitur berbagi konten. Sebagai client MCM, aplikasi ME MDM memastikan bahwa data perusahaan yang dibagikan melalui Mobile Device Manager Plus hanya dapat diunduh dan disimpan di dalam aplikasi tersebut. Aplikasi ini juga berperan sebagai sandbox pada perangkat BYOD (Bring Your Own Device) milik karyawan, sehingga mencegah aplikasi pribadi mengakses data perusahaan yang dibagikan. Karena berbagai manfaat dari aplikasi ME MDM sebagai client MCM, disarankan agar client MCM ini tidak dihapus dari perangkat. Admin juga dapat membatasi agar user tidak bisa menghapus client MCM maupun mencabut manajemen perangkat.

  • 12. Mengapa saya mendapatkan popup "MCM client requests are processing"?

    Popup "MCM client requests are processing" menandakan bahwa client Mobile Content Management (MCM) Anda sedang memproses permintaan atau pembaruan. Kondisi ini dapat terjadi saat client sedang mengunduh atau menyinkronkan konten baru, menerapkan perubahan kebijakan, atau memperbarui konfigurasi agar perangkat Anda tetap sesuai dengan kebijakan keamanan perusahaan.

  • 13. Apakah saya perlu menginstal client MCM di ponsel saya?

    Ya, Anda perlu menginstal client MCM di ponsel jika organisasi Anda mewajibkannya untuk pengelolaan dan keamanan konten mobile. Client MCM membantu melindungi data sensitif, memastikan kepatuhan terhadap kebijakan keamanan, dan menyediakan akses ke sumber daya serta dokumen yang diperlukan. Client ini penting untuk menjaga keamanan dan fungsi perangkat Anda dalam jaringan perusahaan.