Terapkan pembatasan untuk menjaga keamanan data yang tersimpan di perangkat.
Buat virtual fence di sekitar data perusahaan dengan kebijakan Data Loss Prevention (DLP).
Kontrol dan enkripsi traffic jaringan dari perangkat yang dikelola.
Konfigurasikan kebijakan login perangkat dan aplikasi, seperti passcode, biometrik, dan enterprise single sign-on (SSO).
Blokir situs web tidak terpercaya, aplikasi sideloaded, USB, serta koneksi ke Wi-Fi, Bluetooth, dan VPN untuk menjaga perangkat tetap aman.
Kontrol aplikasi dan fungsi perangkat yang dapat diakses oleh user.
Otomatisasi, jadwalkan, atau tunda pembaruan OS pada perangkat mobile sesuai kebijakan organisasi.
Konfigurasikan perizinan aplikasi untuk aplikasi dari Store maupun internal. Bila perlu, berikan fleksibilitas kepada user untuk mengubah izin tersebut.
Amankan data perusahaan dengan membatasi sharing dan backup data. Anda juga dapat melakukan tindakan jarak jauh seperti lock, locate, dan wipe saat perangkat hilang.
Pastikan hanya perangkat yang sesuai kebijakan yang dapat mengakses email Exchange dan aplikasi kerja.
Lakukan tindakan pengamanan saat perangkat keluar dari batas geografis yang disetujui (geofencing).
Batasi akses perangkat yang sudah di-jailbreak atau di-root untuk mencegah akses ke data perusahaan.
Dapatkan perlindungan menyeluruh untuk perangkat di jaringan Anda, mulai dari mengamankan akses perangkat hingga menerapkan context-based policy. Pastikan perangkat tetap dienkripsi dan diperbarui untuk menyimpan data perusahaan dengan aman.

Amankan seluruh proses manajemen aplikasi. Anda bisa mendistribusikan aplikasi dari Store dan aplikasi custom kepada user tertentu, mengonfigurasi pengaturan dan izin aplikasi, menguji dan memperbarui aplikasi, atau menghapus aplikasi, semuanya melalui saluran yang aman. Selain itu, dapatkan manajemen workspace yang holistik dengan ekosistem aplikasi terintegrasi yang didukung oleh Zoho.

Kendalikan penyebaran konten, data aplikasi, dan kontak yang didistribusikan melalui Bluetooth, NFC, Wi-Fi Direct, USB, clipboard, serta tangkapan layar (screenshot). Cegah pula pencadangan data bisnis ke layanan cloud pihak ketiga. Terapkan kebijakan Data Loss Prevention/DLP untuk memastikan keamanan maksimum terhadap data, baik saat disimpan (data at rest), digunakan (data in use), maupun saat dikirimkan (data in transit).

Amankan koneksi dari perangkat dengan mengizinkan koneksi hanya dari jaringan tepercaya atau dengan mengenkripsi koneksi dari jaringan yang tidak tepercaya. Distribusikan sertifikat klien untuk mendukung proses identifikasi atau atentikasi yang menjadi dasar penggunaan Wi-Fi, VPN, Zero Trust, dan layanan lainnya.

Pisahkan data perusahaan dengan menaruhnya dalam kontainer virtual. Terapkan keamanan kebijakan untuk kontainer ini, termasuk membatasi sharing data. Pastikan keamanan data yang maksimal dengan mengelola aplikasi perusahaan, bahkan pada perangkat pribadi yang tidak termasuk dalam BYOD.

Berikan akses ke aplikasi atau kumpulan aplikasi, situs web, konten, dan fungsi perangkat yang sudah ditentukan sebelumnya. Aktifkan atau nonaktifkan mode kiosk pada perangkat berdasarkan kondisi yang telah ditetapkan. Dapatkan fleksibilitas tambahan dengan memilih untuk menampilkan pengaturan penting serta menggunakan browser dengan pembatasan khusus.

Amankan perangkat non-tradisional dari konsol yang sama dengan perangkat tradisional. Terapkan konfigurasi yang disesuaikan oleh produsen peralatan asli (OEM) untuk rugged device dan perangkat khusus. Perbarui sistem operasi, lakukan troubleshooting secara aman, dan batasi akses hanya ke aplikasi serta konten yang dituju.









"Kami telah menggunakan Mobile Device Manager Plus selama lebih dari satu tahun, dan solusi ini membantu kami tetap mematuhi kebijakan keamanan dan compliance organisasi. Kami mampu melindungi data pelanggan, melacak perangkat, dan menerapkan kebijakan secara over-the-air."
Syed Ahmad RasoolSr. manager of technology security, Vodafone
"Mobile Device Manager Plus adalah solusi kuat untuk mencegah konten perusahaan jatuh ke tangan yang salah. Solusi ini memungkinkan kami memusatkan pengelolaan semua perangkat mobile dalam satu konsol berbasis web-portal yang dibagi menurut negara. Akses tim IT lokal di tiap negara dibatasi hanya pada perangkat mobile di wilayah mereka, sehingga keamanan menjadi lebih terjamin."
Abdoul Karim BarrySystems engineer, Microcred Group