Monitoring jaringan perusahaan merupakan praktik untuk memonitor dan mengelola jaringan bisnis secara proaktif agar performa tetap lancar dan meningkatkan keandalannya. Setiap lapisan jaringan secara terus-menerus dimonitor dan dianalisis untuk memastikan availability, health, dan performa tetap optimal. Namun, software monitoring jaringan yang Anda pilih harus mampu memenuhi kebutuhan bisnis. Tidak semua tool monitoring jaringan dapat digunakan untuk jaringan berskala enterprise, karena banyak yang tidak dapat diskalakan sesuai kebutuhan jaringan perusahaan. Karena itu, jaringan perusahaan membutuhkan tool monitoring jaringan yang canggih dan dapat diandalkan.

OpManager Edisi Enterprise dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan monitoring dan manajemen jaringan berskala besar. Arsitektur Probe-Central yang digunakan memastikan proses pemantauan yang andal dan mampu berkembang seiring ekspansi perusahaan.
Melalui OpManager Enterprise Edition, Anda dapat memonitor jaringan terdistribusi lebih mudah serta mengelola berbagai lokasi remote dari satu platform. Solusi ini memungkinkan distribusi polling engine melalui penambahan probe untuk memperluas cakupan monitoring jaringan. Selain itu, server pusat memberikan visibilitas menyeluruh terhadap kondisi jaringan di berbagai lokasi, sekaligus memudahkan proses konsolidasi, adaptasi, dan pelaporan kesehatan jaringan lintas probe.
Bandingkan opsi monitoring jaringan yang paling sesuai dengan kebutuhan perusahaan Anda dari sini.
OpManager dapat diskalakan ke banyak interface berkat kemampuannya mendistribusikan beban network discovery dan pemantauan ke beberapa probe. Anda dapat mengaktifkan monitoring jaringan remote dengan men-deploy probe di situs remote yang berbeda. Selain itu, Anda juga dapat menerapkan beberapa probe di situs yang sama atau bahkan di jaringan yang sama untuk meningkatkan skalabilitas. Pelajari lebih lanjut.
Probe remote dirancang agar tetap berfungsi meskipun berada di balik firewall atau proxy server, sehingga administrator dapat memonitor jaringan yang tersebar luas di berbagai wilayah geografis. Probe yang di-deploy ke setiap situs menjalankan tugas-tugas terkait jaringan seperti discovery, mapping, dan fault monitoring untuk mengirimkan hasilnya ke server pusat yang berada di Operating Center, NOC, maupun data center. Jika terjadi kehilangan koneksi antara server pusat dan probe, data tidak akan hilang. Semua data disimpan secara lokal di database probe dan akan otomatis dikirim ke server pusat segera setelah koneksi dipulihkan. Oleh karena itu, arsitektur terdistribusi ini memastikan integritas data 100%. Pelajari lebih lanjut.
Monitoring enterprise memerlukan disaster recovery yang matang, baik untuk kegagalan sistem maupun site outage akibat human error atau bencana alam. Dengan mekanisme hot standby untuk server pusat dan probe, OpManager menjamin ketersediaan tinggi pada software monitoring jaringan Anda. Jika koneksi antara probe dan server pusat terputus (connection loss), probe akan menyimpan data yang dikumpulkan dalam database lokal, kemudian secara otomatis mengirimkan salinannya ke server pusat setelah koneksi kembali normal. OpManager memiliki banyak fitur.
Jaringan enterprise bukanlah infrastruktur seragam (one-size-fits-all) yang hanya membutuhkan pemantauan satu set metrik tertentu. Anda dapat memperluas cakupan monitoring dengan integrasi bawaan kami yang terpasang di OpManager. Cukup aktifkan integrasi yang relevan langsung dari dalam produk. Integrasi ini tidak hanya meningkatkan kemampuan monitoring, tetapi juga menyatukan proses untuk operasional yang lebih mulus. Pelajari lebih lanjut.
Download versi uji coba gratis atau jadwalkan demo personal dan bicarakan kebutuhan Anda langsung dengan salah satu ahli produk kami.