Atasi tantangan network device discovery dengan Discovery Profile

Discovery Profile di OpManager menjadi pusat pengelolaan untuk berbagai kebutuhan network device discovery Anda. Fitur ini memungkinkan Anda menemukan satu perangkat maupun beberapa perangkat hanya dengan nama atau alamat IP. Anda dapat menambahkan berbagai jenis perangkat, seperti server VMware, Hyper-V, UCS, dan Xen, serta perangkat storage lain seperti RAID drive, tape library, dan Fibre Channel switch.
Fitur network device discovery di OpManager juga memetakan perangkat, menampilkan diagram topologi jaringan logis (Layer 2 map) dari perangkat beserta seed router-nya, serta mendukung bulk discovery melalui IP range, file CSV, subnet, atau discovery melalui Active Directory (AD).
Pembaruan terbaru pada fitur device discovery di OpManager juga memungkinkan Anda menyetujui atau mengabaikan perangkat setelah ditemukan. Perangkat yang disetujui akan dipantau, sedangkan perangkat yang diabaikan akan tetap dibatasi, termasuk saat rediscovery atau scheduled discovery dijalankan.
Interface Discovery: Temukan interface yang terkait dengan perangkat jaringan secara lebih efektif

Fitur Interface Discovery di OpManager membantu Anda menemukan dan memantau interface jaringan dengan cepat. Interface diklasifikasikan secara otomatis berdasarkan interface template bawaan yang tersedia di dalam produk. Saat ini, OpManager memiliki sekitar 300 interface template atau jenis interface yang membantu proses klasifikasi interface dan kategorinya dengan lebih akurat.
Seperti device discovery, interface juga dapat ditemukan secara massal dengan menentukan kondisi atau rule tertentu. Bulk discovery untuk interface dapat dilakukan saat menambahkan perangkat terkait ke OpManager (jika perangkat ditemukan melalui Add Device) maupun setelah proses discovery selesai. Selain itu, Anda juga dapat:
- Menemukan interface yang terkait dengan perangkat jaringan secara individual dan memantaunya secara efektif.
- Menghasilkan laporan dan mengonfigurasi notifikasi untuk satu atau beberapa interface, lalu menganalisis performanya bila diperlukan.
- Membuat alert pelanggaran dengan bantuan threshold interface bawaan. Secara default, alert akan muncul saat interface down atau ketika threshold terlampaui. Anda juga dapat menyesuaikan threshold ini sesuai kebutuhan lingkungan Anda.
- Memantau metrik penting secara berkelanjutan seperti bandwidth, utilization, dan error/discard rate, lalu melakukan troubleshooting pada masalah interface jaringan.
- Menjadwalkan interface rediscovery secara berkala.
Discovery Profile: untuk pengalaman network device discovery yang lebih lancar
- Bulk device discovery: Perlu menemukan banyak perangkat tanpa harus memasukkannya satu per satu? Cukup tentukan IP awal dan IP akhir dari rentang alamat IP, lalu OpManager akan menemukan perangkat jaringan dalam rentang tersebut. Anda juga dapat memilih untuk mengabaikan perangkat tertentu dalam IP range yang ditentukan.
- Menemukan berbagai jenis perangkat: Tool network discovery di OpManager mendukung berbagai credentials autentikasi, termasuk SNMP v1, v2, dan v3; WMI; SSH; serta Telnet. Dukungan ini membantu proses discovery untuk berbagai perangkat jaringan, seperti Windows server, perangkat VMware, Xen server, dan RAID storage device. Anda dapat menambahkan lebih dari satu credential ke dalam satu discovery profile untuk menemukan berbagai jenis perangkat sekaligus.
- Discovery interface: Saat mengonfigurasi discovery profile untuk sebuah interface, Anda dapat mengatur OpManager agar juga menemukan interface yang terkait dengan perangkat tersebut.
- Discovery berbasis subnet (CIDR): Anda dapat menggunakan skema v4 maupun v6 untuk menemukan perangkat menggunakan CIDR.
- Bulk discovery menggunakan CSV: Sudah memiliki alamat IP atau nama DNS perangkat yang ingin ditemukan? Tambahkan data tersebut ke file CSV beserta informasi perangkat opsional lainnya, lalu upload file tersebut. OpManager akan menangani proses selanjutnya.
- Discovery berbasis AD: Temukan perangkat dalam domain Anda sekaligus. AD discovery memungkinkan Anda mengimpor perangkat dalam domain ke OpManager dan langsung memantaunya. Pendekatan ini menghemat banyak waktu sekaligus mengurangi kemungkinan perangkat di jaringan terlewat. AD LAN discovery ini dijalankan secara otomatis saat produk mulai berjalan. OpManager akan langsung mengidentifikasi domain controller dan menemukan perangkat yang terkait dengannya. Setelah perangkat ditemukan, Anda dapat menyetujui atau menolaknya sesuai kebutuhan.
- Rediscover devices: Jika server Anda baru saja mengalami upgrade hardware, seperti perubahan pada RAM, HDD, kecepatan interface, atau ifAlias, Anda tidak perlu menghapusnya dari tool monitoring lalu menambahkannya kembali agar perubahan diperbarui. Fitur network device discovery di OpManager memungkinkan Anda menjalankan rediscovery pada perangkat beserta interface terkait saat terjadi perubahan. Proses ini secara otomatis memperbarui properti perangkat dan interface tanpa perlu konfigurasi ulang.

