OpManager: software network device discovery untuk enterprise network

Tool network device discovery di OpManager dilengkapi berbagai fitur andal yang dirancang untuk menyederhanakan proses discovery, menghemat waktu, dan meningkatkan efektivitasnya. Fitur-fitur tersebut meliputi:

  • Device Discovery: Sederhanakan proses network device discovery dan perluas cakupannya ke berbagai jenis perangkat jaringan dengan kemampuan device discovery.
  • Discovery Schedule: Otomatiskan network device discovery dengan penjadwalan. Kurangi pekerjaan manual yang berulang dan tambahkan atau hapus perangkat secara berkala.
  • Discovery Reports: Dapatkan insight mendalam tentang jaringan Anda melalui laporan terperinci yang dikirim langsung melalui email. Anda dapat menjadwalkan laporan ini setelah hampir semua fungsi discovery dijalankan di OpManager.
  • Device Templates: Klasifikasikan model perangkat secara otomatis dan akurat menggunakan sekumpulan template yang telah dikonfigurasi sebelumnya. Device template ini memiliki monitor bawaan dan pengaturan threshold variabel untuk menghasilkan alert saat SLA dilanggar.
  • Discovery Rule Engine: Percepat proses network device discovery dan otomatiskan tindakan pasca-discovery yang biasanya memerlukan intervensi manual, seperti mengaitkan service monitor atau menempatkan perangkat pada map.

OpManager juga menyediakan network device monitoring yang proaktif, sehingga tim IT dapat memantau perangkat jaringan, menjaga kelancaran operasional jaringan, dan meminimalkan downtime maupun outage.

Atasi tantangan network device discovery dengan Discovery Profile

Device discovery - ManageEngine OpManager

Discovery Profile di OpManager menjadi pusat pengelolaan untuk berbagai kebutuhan network device discovery Anda. Fitur ini memungkinkan Anda menemukan satu perangkat maupun beberapa perangkat hanya dengan nama atau alamat IP. Anda dapat menambahkan berbagai jenis perangkat, seperti server VMware, Hyper-V, UCS, dan Xen, serta perangkat storage lain seperti RAID drive, tape library, dan Fibre Channel switch.

Fitur network device discovery di OpManager juga memetakan perangkat, menampilkan diagram topologi jaringan logis (Layer 2 map) dari perangkat beserta seed router-nya, serta mendukung bulk discovery melalui IP range, file CSV, subnet, atau discovery melalui Active Directory (AD).

Pembaruan terbaru pada fitur device discovery di OpManager juga memungkinkan Anda menyetujui atau mengabaikan perangkat setelah ditemukan. Perangkat yang disetujui akan dipantau, sedangkan perangkat yang diabaikan akan tetap dibatasi, termasuk saat rediscovery atau scheduled discovery dijalankan.

Interface Discovery: Temukan interface yang terkait dengan perangkat jaringan secara lebih efektif

Interface discovery - ManageEngine OpManager

Fitur Interface Discovery di OpManager membantu Anda menemukan dan memantau interface jaringan dengan cepat. Interface diklasifikasikan secara otomatis berdasarkan interface template bawaan yang tersedia di dalam produk. Saat ini, OpManager memiliki sekitar 300 interface template atau jenis interface yang membantu proses klasifikasi interface dan kategorinya dengan lebih akurat.

Seperti device discovery, interface juga dapat ditemukan secara massal dengan menentukan kondisi atau rule tertentu. Bulk discovery untuk interface dapat dilakukan saat menambahkan perangkat terkait ke OpManager (jika perangkat ditemukan melalui Add Device) maupun setelah proses discovery selesai. Selain itu, Anda juga dapat:

  • Menemukan interface yang terkait dengan perangkat jaringan secara individual dan memantaunya secara efektif.
  • Menghasilkan laporan dan mengonfigurasi notifikasi untuk satu atau beberapa interface, lalu menganalisis performanya bila diperlukan.
  • Membuat alert pelanggaran dengan bantuan threshold interface bawaan. Secara default, alert akan muncul saat interface down atau ketika threshold terlampaui. Anda juga dapat menyesuaikan threshold ini sesuai kebutuhan lingkungan Anda.
  • Memantau metrik penting secara berkelanjutan seperti bandwidth, utilization, dan error/discard rate, lalu melakukan troubleshooting pada masalah interface jaringan.
  • Menjadwalkan interface rediscovery secara berkala.

Discovery Profile: untuk pengalaman network device discovery yang lebih lancar

  • Bulk device discovery: Perlu menemukan banyak perangkat tanpa harus memasukkannya satu per satu? Cukup tentukan IP awal dan IP akhir dari rentang alamat IP, lalu OpManager akan menemukan perangkat jaringan dalam rentang tersebut. Anda juga dapat memilih untuk mengabaikan perangkat tertentu dalam IP range yang ditentukan.
  • Menemukan berbagai jenis perangkat: Tool network discovery di OpManager mendukung berbagai credentials autentikasi, termasuk SNMP v1, v2, dan v3; WMI; SSH; serta Telnet. Dukungan ini membantu proses discovery untuk berbagai perangkat jaringan, seperti Windows server, perangkat VMware, Xen server, dan RAID storage device. Anda dapat menambahkan lebih dari satu credential ke dalam satu discovery profile untuk menemukan berbagai jenis perangkat sekaligus.
  • Discovery interface: Saat mengonfigurasi discovery profile untuk sebuah interface, Anda dapat mengatur OpManager agar juga menemukan interface yang terkait dengan perangkat tersebut.
  • Discovery berbasis subnet (CIDR): Anda dapat menggunakan skema v4 maupun v6 untuk menemukan perangkat menggunakan CIDR.
  • Bulk discovery menggunakan CSV: Sudah memiliki alamat IP atau nama DNS perangkat yang ingin ditemukan? Tambahkan data tersebut ke file CSV beserta informasi perangkat opsional lainnya, lalu upload file tersebut. OpManager akan menangani proses selanjutnya.
  • Discovery berbasis AD: Temukan perangkat dalam domain Anda sekaligus. AD discovery memungkinkan Anda mengimpor perangkat dalam domain ke OpManager dan langsung memantaunya. Pendekatan ini menghemat banyak waktu sekaligus mengurangi kemungkinan perangkat di jaringan terlewat. AD LAN discovery ini dijalankan secara otomatis saat produk mulai berjalan. OpManager akan langsung mengidentifikasi domain controller dan menemukan perangkat yang terkait dengannya. Setelah perangkat ditemukan, Anda dapat menyetujui atau menolaknya sesuai kebutuhan.
  • Rediscover devices: Jika server Anda baru saja mengalami upgrade hardware, seperti perubahan pada RAM, HDD, kecepatan interface, atau ifAlias, Anda tidak perlu menghapusnya dari tool monitoring lalu menambahkannya kembali agar perubahan diperbarui. Fitur network device discovery di OpManager memungkinkan Anda menjalankan rediscovery pada perangkat beserta interface terkait saat terjadi perubahan. Proses ini secara otomatis memperbarui properti perangkat dan interface tanpa perlu konfigurasi ulang.

Otomatiskan network device discovery dengan Discovery Schedule

Anda tidak perlu lagi membuka tool network device discovery setiap kali ada perangkat baru yang ditambahkan ke jaringan. Dengan Discovery Schedule di OpManager, Anda cukup membuat jadwal discovery, menentukan interval waktu pelaksanaannya, lalu proses discovery akan berjalan otomatis sesuai frekuensi yang ditetapkan.

Bagaimana Discovery Schedule menyederhanakan network device discovery

Jadwal network device discovery - ManageEngine OpManager

  • Automated network device discovery: Buat jadwal satu kali, lalu proses akan berjalan otomatis pada interval waktu yang telah ditentukan. Fitur ini sangat membantu jika perangkat baru rutin ditambahkan ke jaringan Anda.
  • Konfigurasi rule rediscovery: Atur tindakan yang perlu dijalankan saat perangkat ditemukan kembali. Misalnya, saat melakukan rediscovery pada rentang tertentu, mungkin ada perangkat baru yang ditambahkan ke jaringan atau perangkat lama yang sudah dihapus. Anda dapat mengonfigurasi OpManager untuk menambahkan, mengabaikan, atau menghapus perangkat tersebut saat terdeteksi.

Gunakan laporan untuk mendapatkan insight mendalam setelah setiap proses network device discovery

Laporan network device discovery - ManageEngine OpManager

Tool network device discovery di OpManager dilengkapi fitur reporting yang andal untuk memudahkan pelacakan dan analisis jaringan serta performa perangkat terkait.

  • Tentukan alamat email, lalu OpManager akan mengirimkan laporan terperinci ke alamat tersebut setelah setiap proses discovery selesai. Laporan ini juga dapat dilihat dan di-download dari dalam produk bila diperlukan. Anda dapat menyesuaikan format email agar lebih mudah dipahami, termasuk subject line dan pesan khusus.
  • Laporan mencakup jumlah total perangkat yang ditemukan dalam rentang tertentu, jumlah perangkat yang berhasil ditemukan, jumlah perangkat yang tidak ditemukan, status semua discovery schedule, serta informasi penting lainnya yang membantu Anda menilai efisiensi proses network device discovery secara lebih mendalam.
  • Buat inventory report secara manual dari tab Reports setelah discovery selesai.

Jangan hanya menemukan perangkat. Siapkan perangkat agar siap dipantau.

Network device discovery di OpManager tidak hanya berfokus pada penambahan perangkat baru di jaringan ke dalam tool monitoring. Fitur automated network discovery di OpManager juga menghadirkan dua kapabilitas penting yang mengubah fungsi tool discovery dari sekadar menemukan perangkat menjadi menyiapkannya agar siap dipantau, yaitu Device Templates dan Discovery Rule Engine.

Kaitkan monitor secara otomatis dengan konfigurasi bawaan melalui device templates

Device templates - ManageEngine OpManager

  • Fitur network device discovery di OpManager dilengkapi lebih dari 11.000 device template. Device template adalah sekumpulan properti bawaan, seperti sysOID, jenis perangkat, vendor, beberapa performance monitor yang telah dikonfigurasi sebelumnya, dan threshold, yang membantu Anda memantau berbagai metrik yang terkait dengan perangkat.
  • Saat perangkat berhasil ditemukan, tool network discovery di OpManager akan membandingkan perangkat tersebut dengan device template yang tersedia, lalu mengaitkan template yang paling sesuai ke perangkat yang ditemukan.
  • Device template juga berisi monitor dasar tertentu, nilai threshold bawaan untuk berbagai parameter, dan konfigurasi lainnya. Ketika sebuah perangkat dikaitkan dengan device template, konfigurasi yang dibutuhkan untuk monitoring, seperti threshold dan monitor, akan langsung diterapkan ke perangkat. Anda dapat menggunakan pengaturan tersebut apa adanya, atau mengeditnya melalui device template maupun halaman device snapshot.
  • Anda juga dapat membuat device template kustom atau mengimpor device template ke OpManager menggunakan opsi Sync and Rediscover.

Tetapkan discovery rules untuk mengotomatiskan aktivitas setelah network device discovery

Discovery rule engine - ManageEngine OpManager

  • Tool network discovery di OpManager dilengkapi Discovery Rule Engine yang membantu organisasi memanfaatkan automation lebih jauh dalam proses device discovery.
  • Discovery Rule Engine secara otomatis mengaitkan monitor dan business view ke perangkat selama proses discovery jika perangkat yang ditemukan memenuhi sejumlah kondisi yang telah ditentukan. Dengan demikian, tim IT tidak perlu lagi mengaitkan monitor dasar ke perangkat secara manual setelah discovery selesai, sehingga waktu dan upaya dapat dihemat.
  • Kaitkan process monitor, service monitor, file atau folder monitor, serta URL monitor ke perangkat.
  • Buat monitor kustom Anda sendiri dan tambahkan ke perangkat selama proses device discovery berlangsung.
  • Kemampuan Discovery Rule Engine tidak terbatas pada penetapan monitor berdasarkan kondisi tertentu saat discovery. Fitur ini juga dapat digunakan untuk mengaitkan perangkat dengan business view tertentu (berdasarkan area bisnis) dan notification profile.

 

FAQ tentang Network device discovery

Apa itu network device discovery?

+

Bagaimana network device discovery bekerja?

+

Mengapa network device discovery penting?

+

Apa itu tool network device discovery?

+

Apa tujuan dari tool network device discovery?

+

Atasi tantangan network monitoring Anda hari ini dengan OpManager.

Download uji coba gratis 30 hari

Ulasan pelanggan

OpManager
OpManager - 10 langkah lebih unggul dibanding kompetitor, dan hanya selangkah lagi menuju posisi yang sulit ditandingi.
- Network Services Manager, organisasi pemerintahan
Peran pengulas: Infrastructure and OperationsUkuran organisasi: Gov't/PS/ED 5.000 - 50.000 karyawan
"Saya memiliki hubungan yang sudah lama dengan ManageEngine. OpManager sebelumnya selalu kekurangan satu atau dua fitur yang akan membuatnya benar-benar menjadi tool terbaik di pasar, tetapi secara keseluruhan produk ini adalah salah satu yang paling lengkap dan mudah digunakan."
OpManager
Implementasi mudah, dukungan sangat baik, dan biaya tool lebih rendah
- Team Lead, industri layanan IT
Peran pengulas: Infrastructure and OperationsUkuran organisasi: 500M - 1B USD
"Kami telah menggunakan OpManager sejak 2011 dan pengalaman kami secara keseluruhan sangat baik. Tool ini berperan penting dalam memberikan nilai bagi organisasi kami dan pelanggan yang kami dukung. Tim support sangat baik dan bertanggung jawab penuh dalam menyelesaikan masalah. Inovasinya juga terus berjalan dan terlihat jelas pada versi-versi terbaru."
OpManager
Implementasi mudah dengan katalog fitur yang lengkap, meskipun support masih memiliki ruang untuk ditingkatkan
- NOC Manager di industri layanan IT
Peran pengulas: Program and Portfolio ManagementUkuran organisasi: 500M - 1B USD
"Vendor memberikan dukungan selama fase implementasi dan POC dengan menyediakan trial license. Permintaan fitur dan feedback biasanya ditindaklanjuti dengan cepat. Dukungan vendor selama implementasi sudah memadai. Setelah deployment, support yang diberikan juga lebih dari cukup, meskipun masih ada beberapa area yang bisa ditingkatkan."
OpManager
Tool monitoring yang sangat baik
- CIO di industri keuangan
Peran pengulas: CIOUkuran organisasi: 1B - 3B USD
"Manage Engine menyediakan rangkaian tool yang membantu meningkatkan availability aplikasi internal kami. Melalui monitoring, management, dan alerting, kami dapat mencapai performa puncak di data center."
OpManager
Implementasi sederhana, mudah digunakan, dan sangat intuitif
- Principal Engineer di IT Services
Peran pengulas: Enterprise Architecture and Technology InnovationUkuran organisasi: 250M - 500M USD
"Tim support Manage Engine membantu dan responsif terhadap semua pertanyaan kami"
 
 

Studi Kasus - OpManager

OpManager

Hinduja Global Solutions menghemat $3 juta per tahun menggunakan OpManager

Industri: IT

Hinduja Global Solutions (HGS) adalah organisasi business process management (BPM) asal India yang berkantor pusat di Bangalore dan merupakan bagian dari Hinduja Group. HGS memadukan automation berbasis teknologi, analytics, dan layanan digital dengan fokus pada proses back office.

Pelajari selengkapnya

OpManager

Organisasi layanan kesehatan berbasis di AS memantau perangkat jaringan menggunakan OpManager dan Network Configuration Manager

Industri: Healthcare

Salah satu grup radiologi terbesar di negaranya, dengan lebih dari 200 radiolog bersertifikat, menyediakan layanan radiologi dan interpretasi di lebih dari 50 rumah sakit serta klinik spesialis mitra.

Pelajari selengkapnya

OpManager

Perusahaan data real estat berbasis di Belanda menghindari downtime sistem menggunakan OpManager dan Firewall Analyzer

Industri: Real Estate

Vabi adalah perusahaan asal Belanda yang menyediakan "real estate data in order, for everyone." Sejak 1972, perusahaan ini berfokus pada pengembangan software untuk menghitung performa bangunan, dan kemudian memperluas cakupannya.

Pelajari selengkapnya

OpManager

Perusahaan media dan berita global

Industri: Telecommunication and Media

Bonita menggunakan OpManager untuk memantau infrastruktur jaringannya dan mengatasi bottleneck dengan lebih cepat

Pelajari selengkapnya

OpManager

Bonita

Industri: Businesses and Services

Bonita menggunakan OpManager untuk memantau infrastruktur jaringannya dan mengatasi bottleneck dengan lebih cepat

Pelajari selengkapnya

OpManager

Thorp Reed & Armstrong

Industri: Government

Randy S. Hollaway dari Thorp Reed & Armstrong mengandalkan OpManager untuk alert dan laporan yang cepat

Pelajari selengkapnya