Tool manajemen NTFS permission dan shared folder di Active Directory
- Atur dan ubah NTFS permission
- Tambah, modifikasi, atau hapus permission share
- Delegasikan manajemen server file Windows
- Best practice untuk manajemen permission
ADManager Plus merupakan solusi manajemen dan pelaporan Active Directory (AD) berbasis web yang menggabungkan kemampuan solusi manajemen identitas komprehensif dan software manajemen permission server file ke dalam satu panel kontrol. Dengan ADManager Plus, Anda dapat mengelola izin akses beberapa folder dan file sekaligus, atau menetapkan permission yang terperinci untuk setiap file dan folder.
Manajemen server file
Cegah terjadinya penyalahgunaan atau manipulasi data dengan manajemen permission yang terstruktur dan akurat. Modifikasi atau hapus permission NTFS dan permission share hanya dengan beberapa klik.
Atur atau modifikasi permission NTFS
Tentukan hak akses yang dimiliki pengguna untuk file dan folder jaringan. Atur tingkat akses atau level folder untuk permission dari masing-masing akun.
Cara mengatur permission NTFS menggunakan ADManager Plus.
- Gunakan ADManager Plus untuk mengklik pilihan Modify NTFS permissions.
- Atur akun, folder, permission, level akses, dan jenis akses yang diinginkan.
Tentukan jenis permission yang dimiliki akun pengguna pada resource bersama. Tetapkan tingkat level folder untuk permission dari masing-masing akun.
Hapus permission
Hapus permission NTFS dan permission share yang telah ditetapkan kepada pengguna untuk folder dan file tertentu.
Delegasikan manajemen server file Windows
- Manfaatkan kemampuan delegasi berbasis role dari ADManager Plus untuk mendelegasikan manajemen permission file server kepada pengguna atau grup keamanan mana pun.
- Permission yang ditetapkan dalam ADManager Plus tidak mengubah permission AD yang sebenarnya dari pengguna atau grup, sehingga Anda dapat mendelegasikan manajemen server file dengan aman.
- Dapatkan notifikasi secara real-time setiap kali terjadi perubahan permission untuk pengguna atau grup.
Manajemen permission share dan NTFS: Best practice
Just-in-time access:
Berikan akses ke resource penting hanya saat terdapat permintaan akses yang diajukan. Batalkan permission setelah task selesai.
Just enough permissions:
Jangan berikan permission file atau shared folder kepada semua orang. Memberikan akses ke semua resource kepada pengguna adalah praktik yang buruk, terutama dalam hal permission. Cukup berikan jenis dan level akses ke resource yang diperlukan untuk mencegah terjadinya serangan orang dalam dan penyalahgunaan permission.
Pengelolaan permission secara massal:
Anda tidak perlu menetapkan permission yang sama untuk akun pengguna yang sama pada beberapa folder satu per satu, lakukanlah pengelolaan permission secara massal. Tetapkan permission untuk beberapa folder ke banyak akun pengguna sekaligus dengan ADManager Plus.
Manajemen permission berbasis waktu:
Untuk memastikan keamanan data, tetapkan batas waktu pembatalan otomatis untuk permission yang ditetapkan.
FAQ
1. Apa itu NTFS permission?
NTFS permission mengatur akses pengguna, grup, atau aplikasi terhadap file, yang meliputi read, modify, dan execute file. Ada lima jenis permission file NTFS yang dapat diberikan.
File NTFS permissions Akses yang diizinkan Read User atau group dapat membaca file serta melihat atribut, kepemilikan, dan permission. Write User atau group dapat menimpa, mengubah atribut, dan mengganti nama file. Read & Execute User atau group dapat menjalankan aplikasi dan melakukan semua task yang diizinkan oleh permission Read. Modify User atau group dapat mengubah, menghapus, dan melakukan semua action yang diizinkan oleh NTFS permission. Full Control User atau group dapat mengubah permission file, mengambil alih kepemilikan, dan melakukan seluruh action. 2. Apa perbedaan antara NTFS permission dan permission share?
NTFS permission dan permission share merupakan dua jenis berbeda yang digunakan dalam sistem operasi Windows untuk mengontrol akses ke file dan folder. Berikut lima poin yang menjelaskan perbedaan antara NTFS permission dan permission share:
- Scope: NTFS permission mengamankan data secara lokal, sementara permission share mengontrol akses ke resource bersama di jaringan.
- Granularity: NTFS permission menawarkan kontrol terperinci atas file dan folder untuk pengguna atau grup individual, sementara permission share lebih sederhana dan menawarkan tiga level akses: Full Control, Change, atau Read.
- Inheritance: NTFS permission secara default diwariskan untuk menyederhanakan pengelolaan, sementara permission share tidak mewarisi dan hanya berlaku untuk shared folder.
- Interaction: Ketika NTFS permission dan share tumpang tindih, permission yang paling membatasi berlaku. Jadi, pengguna yang memiliki permission Full Control NTFS tetapi hanya permission share Read akan memiliki akses Read. Konfigurasi yang tepat dari kedua permission sangat penting untuk mencegah konflik.
- Security context: NTFS permission berlaku secara lokal di komputer untuk menentukan kemampuan pengguna mengakses atau mengubah file. Sebaliknya, permission share diberlakukan di tingkat jaringan untuk mengatur akses ke folder bersama terlepas dari NTFS permission lokal.
3. Apa saja laporan permission share dan folder NTFS yang tersedia di ADManager Plus?
ADManager Plus menawarkan laporan berbasis GUI agar Anda tidak perlu memilih opsi rumit seperti script PowerShell untuk membuat query Active Directory. Berikut ini adalah laporan permission share dan folder NTFS yang dapat dibuat dan juga diekspor ke format XLS, CSV, PDF, HTML, dan CSVDE.
- Shares in the Servers: Mencantumkan share dan permission masing-masing.
- Permissions for Folders: Mencantumkan pengguna dan grup yang memiliki akses ke folder di path yang ditentukan.
- Folders Accessible by Accounts: Mencantumkan folder yang memiliki permission akun yang ditentukan.
- Non-Inheritable Folders: Mencantumkan folder yang dilindungi dari permission yang dapat diwariskan.
Fitur lainnya
- Laporan Pengguna Active Directory
Pelaporan lengkap tentang pengguna Active Directory dan atribut pengguna. Hasilkan laporan tentang aktivitas pengguna di Active Directory Anda. Lakukan action manajemen pengguna langsung dari interface laporan!
- Laporan Compliance Active Directory
Laporan Active Directory untuk membantu Anda mematuhi regulasi pemerintah seperti SOX, HIPAA, GLBA, PCI, USA PATRIOT, dan lainnya. Pastikan bahwa organisasi Anda patuh pada semua regulasi.
- Manajemen Active Directory
Sederhanakan tugas manajemen Active Directory sehari-hari dengan fitur Manajemen ADManager Plus. Buat, ubah, dan hapus pengguna hanya dalam beberapa klik!
- Manajemen Terminal Services
Konfigurasikan atribut Terminal Services Active Directory dari interface yang jauh lebih sederhana daripada native tool AD. Kendalikan sepenuhnya teknisi yang mengakses komputer pengguna domain lain.
- Cleanup Active Directory
Hapus objek tidak aktif, tidak digunakan, atau tidak diinginkan di Active Directory untuk menjaga keamanan dan efisiensi. Gunakan fitur cleanup otomatis dari ADManager Plus.
- Otomatisasi Active Directory
Otomatisasi tugas penting AD, seperti membuat user baru dan cleanup user tidak aktif. Lakukan juga eksekusi tugas follow-up serta integrasi dengan workflow untuk kontrol otomatisasi yang lebih baik.
Butuh Fitur Tambahan? Beri Tahu Kami
Beri tahu kami jika Anda menginginkan fitur tambahan di ADManager Plus. Klik di sini untuk melanjutkan.












