Enterprise password vaulting, dalam konteks manajemen IT, adalah proses penyimpanan identitas dengan privilege, seperti kredensial bersama, akun, sertifikat, dan entitas digital lainnya yang bersifat kritis dan sangat administratif. Enterprise password vault (kadang juga disebut sebagai enterprise password manager) adalah software yang menyimpan identitas dengan privilege dalam sebuah repositori yang aman dan terenkripsi.
Organisasi menyimpan banyak akun dan password dengan privilege, yang memungkinkan pemilik kredensial tersebut untuk mengakses informasi dan sistem bisnis yang sensitif. Password yang kuat membantu membatasi akses ke data penting hanya untuk user yang berhak. Namun, volume password yang besar membuat konsolidasi dan pengelolaan password secara manual menjadi tantangan besar. Melacak banyak password dalam database lokal tidak hanya memakan waktu, namun juga berisiko membuka celah bagi unauthorized user untuk mengakses akun-akun istimewa tersebut.
Solusi penyimpanan password (password vaulting) membantu memitigasi risiko penyalahgunaan privilege dengan menjaga semua password dan akun tetap aman dan up-to-date. Selain itu, software password vaulting menyediakan opsi untuk mengatur dan mengelola password berdasarkan kebutuhan perusahaan, sehingga membantu menjaga daftar hierarkis grup password (berdasarkan sistem operasi, perangkat, database, dan lain-lain) juga memudahkan admin melakukan operasi massal dengan lancar.
Manajemen privileged account secara manual adalah proses melelahkan yang melibatkan pencarian, pelacakan, dan penyimpanan puluhan ribu password secara real time secara berkala. Bahkan kelalaian kecil saja, seperti ketidakhadiran admin atau penyalahgunaan privilege secara sengaja, dapat membahayakan organisasi dengan risiko kebocoran data.
Oleh karena itu, solusi password vaulting membantu menghilangkan kelelahan dalam pengelolaan password dengan mengotomatisasi best practice manajemen akses dengan privilege (Privileged Access Management/PAM) seperti pembuatan password, rotasi, pemantauan, dan penghapusan, sehingga meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, enterprise password vault membantu menghilangkan hard-coding dan update password manual dengan menyediakan opsi rotasi password untuk password kompleks, termasuk password aplikasi-ke-database dan aplikasi-ke-aplikasi.
Solusi credential vaulting menyederhanakan dan memperlancar proses manajemen password dengan pencarian akun otomatis, penyediaan dan pencabutan hak pengguna, serta rotasi password, audit, dan pelaporan berkala. Integrasi tambahan dengan sistem IT lain seperti software help desk, analitik IT, dan Security Information and Event Management (SIEM) memastikan kepatuhan terhadap standar regulasi (seperti HIPAA, PCI DSS, SOX, dan lainnya), serta membantu penyelesaian masalah terkait password secara tepat waktu dan lebih lancar.
Solusi enterprise password vault secara signifikan mengurangi risiko keamanan akibat penyalahgunaan privilege dengan melindungi dan membatasi akses ke akun dan kredensial penting. Tool ini juga menyediakan opsi berbagi password secara terkontrol, sehingga admin dapat memberikan akses kepada pengguna dengan tingkat izin yang berbeda (view, modify, full access) sesuai peran dan kebutuhan mereka.
Beberapa solusi password vaulting juga dilengkapi dengan kemampuan enterprise password management, seperti privileged session management, yang memungkinkan pengguna administratif mengakses endpoint jarak jauh dengan satu klik melalui protokol standar seperti RDP, VNC, SSH, dan lainnya, tanpa perlu mengetik kredensial secara manual.
Berikut beberapa manfaat bisnis dari penggunaan enterprise password vault.
Peran software password vaulting tidak hanya sebatas menyediakan penyimpanan aman untuk password perusahaan, tetapi juga mampu mengamankan, mengelola, dan mengatur akses ke resource sensitif yang dibagikan. Berikut adalah manfaat utama dari penggunaan solusi password vaulting:
Enterprise password vault tidak hanya menyimpan password akun dengan privilege, tetapi juga mengonsolidasikan dan mengelola berbagai aset sensitif lain seperti akun web, public dan private key, digital certificate, license key, file digital signature, dokumen dan file executable, serta kredensial aplikasi. Repositori terpusat dirancang untuk menyimpan data perusahaan secara aman dengan enkripsi berlapis guna menjamin perlindungan maksimal.
Enterprise password vault memberikan admin kendali penuh dan terpusat terhadap sumber daya dengan privilege tinggi. Hal ini membantu menetapkan kontrol akses yang lebih rinci serta memudahkan pemberian akses berbasis peran (role-based access) yang ketat pada informasi sensitif yang dibagikan.

Lindungi sistem IT secara proaktif dengan memantau aktivitas user secara real time. Terapkan kebijakan agar akses administratif ke resource penting harus disetujui dan ditinjau oleh admin terlebih dahulu. Buat mekanisme request-release untuk menghilangkan potensi penyalahgunaan privilege.

Penuhi standar pengendalian akses berbasis privilege yang ditetapkan oleh GDPR, NIST, FISMA, HIPAA, SOX, PCI DSS, NERC CIP, ISO/IEC 27001, CCPA, dan lainnya. Hasilkan laporan kepatuhan yang memastikan penerapan best practice dalam mengelola akses privilege.

Dalam konteks privileged access management, enterprise password vaulting berarti mengamankan informasi sensitif yang memiliki hak akses tinggi dan dibagikan bersama, seperti akun dan password, dengan menyimpannya di dalam sebuah vault software yang terenkripsi. User dengan privilege dan admin dapat mengontrol siapa yang boleh mengakses data tersebut, kapan akses diizinkan, dan berapa lama akses diberikan. Data yang disimpan di dalam vault dapat dibagikan melalui mekanisme role-based access. Tiga langkah fundamental dari proses vaulting adalah sebagai berikut:
Solusi enterprise password vault memanfaatkan otomatisasi untuk menginventarisasi semua aset IT kritis, akun domain, dan akun layanan terkait yang ada pada endpoint korporat, serta lingkungan cloud dan virtual di seluruh jaringan. Setelah itu, kredensial tersebut dikumpulkan dan disimpan dalam repositori yang aman dan otomatis meng-update serta dilengkapi berbagai lapisan enkripsi menggunakan algoritma canggih seperti AES-256.
Software password vault memungkinkan rotasi password secara berkala, yang sangat menghemat waktu dan tenaga manual. Fitur ini juga membantu menghindari downtime dengan merotasi kredensial yang digunakan untuk mengamankan akses ke data dan aplikasi rahasia secara bersamaan. Selain itu, enterprise password vault menyediakan opsi reset password yang mendukung berbagai jenis resource target, baik secara otomatis melalui penjadwalan maupun atas permintaan (on demand).
Untuk membantu admin mendapatkan tata kelola penuh terhadap password, enterprise password vault menyediakan opsi untuk memberikan akses ke resource kritis dengan berbagai tingkat privilege. Selain itu, admin dapat mengatur workflow request-release yang mengharuskan user memberikan alasan valid saat mengajukan permintaan akses sementara ke resource tertentu. Setelah periode akses berakhir, akses ke resource tersebut akan dicabut, dan password akan secara otomatis diubah untuk menghilangkan potensi penyalahgunaan dan akses tidak sah ke resource IT.
Selain itu, akun orphaned privileged yang tidak memiliki pemilik karena user tidak tersedia, akan secara otomatis dipindahkan ke user yang berwenang lainnya. Untuk memastikan keamanan lebih lanjut, password vault juga dapat memberikan akses aman ke sistem privilege tanpa harus mengungkapkan password dalam format hard-coded atau teks biasa.