Setiap hari, karyawan, teknisi IT, partner, kontraktor, dan pengguna lainnya membutuhkan akses ke resource IT penting untuk berbagai keperluan. Namun, akun privileged memberikan hak akses yang nyaris tanpa batas. Di tengah ancaman siber yang terus meningkat, organisasi perlu memantau secara ketat aktivitas pengguna saat menggunakan akses privileged. Sistem monitoring dan pelacakan yang diterapkan dengan baik membantu organisasi menjaga resource IT sensitif tetap terkendali setiap saat, sekaligus memungkinkan Anda untuk:
Sesi privileged (RDP, SSH, dan Telnet) yang dijalankan dari antarmuka web Password Manager Pro dapat direcord, diarsipkan, dan diputar ulang untuk mendukung audit forensik. Koneksi ke database jarak jauh yang dijalankan dari Password Manager Pro juga dapat direcord.

Password Manager Pro juga menyediakan opsi untuk melacak sesi privileged dan mengawasi aktivitas pengguna secara real time dengan kemampuan shadowing. Administrator dapat bergabung ke sesi yang sedang aktif dan menerapkan kontrol ganda pada akses privileged.
Password Manager Pro berfungsi sebagai gateway untuk menjalankan sesi Windows RDP dan SSH langsung dari browser pengguna. Solusi ini tidak memerlukan software tambahan seperti plug-in di perangkat pengguna atau agent di endpoint yang dipantau. Semua koneksi RDP, SSH, dan database ditunnel melalui server Password Manager Pro, lalu salinan sesinya direcord dan disimpan di database. Artinya, perangkat pengguna tidak perlu terhubung langsung ke endpoint. Selain itu, password yang dibutuhkan untuk membangun sesi jarak jauh juga tidak perlu tersedia di browser pengguna.
File video dari sesi yang direkam dienkripsi menggunakan fungsi AES bawaan dan disimpan di database dalam arsip yang anti-manipulasi. Ini mencegah pengguna berbahaya mengubah atau menghapus rekaman. File arsip dapat diambil kapan saja dan diputar ulang untuk meninjau aktivitas pengguna guna memenuhi kebutuhan audit dan compliance.
Secara default, sesi yang direkam hanya menggunakan sedikit ruang di database. Namun, jika perekaman sesi diaktifkan untuk berbagai resource dalam infrastruktur yang luas, volume data dapat meningkat secara signifikan. Untuk menyediakan ruang bagi data baru, rekaman lama dapat dihapus.