- Knowledge base
- Active Directory management
- Active Directory reports
- Active Directoy integrations
- Active Directory automation
- Active Directory delegation
- Governance, risk, and compliance
- Microsoft 365 management and reporting
- AD migration
- Access certification
- Identity risk assessment
- Risk exposure management
- FAQs
- Pricing
- Online demo
- Request support
- Get quote
Bagi admin IT, Active Directory Users and Computers (ADUC) sudah lama menjadi tool utama untuk mengelola AD. Namun, sejak Windows Server 2008 R2, Microsoft memperkenalkan tool baru bernama Active Directory Administrative Center (ADAC) untuk membantu admin melakukan aktivitas terkait AD. Berbeda dengan ADUC, ADAC memiliki tampilan grafis yang berjalan di atas Windows PowerShell. Jadi, setiap tindakan di ADAC akan menjalankan perintah PowerShell di belakang layar secara otomatis.
ADAC memiliki fitur yang memudahkan admin untuk mengelola banyak domain dalam satu forest. Salah satu fitur yang tidak dimiliki ADUC namun dimiliki oleh ADAC adalah fitur untuk mencari pengguna dan me-reset password sekaligus dalam satu proses. Selain itu, ADAC juga memiliki fitur Global Search untuk mencari objek apa pun di domain dengan lebih cepat.
Keunggulan lainnya adalah ADAC dapat membantu proses pembuatan pengguna menjadi lebih efisien karena semua pengaturan dapat dilakukan sekaligus. Atribut pengguna yang paling sering diubah juga disusun secara lebih terstruktur, sehingga memudahkan admin saat menangani tiket help desk. Tak hanya itu, ADAC juga dapat menampilkan daftar objek yang terakhir dibuka agar Anda tidak perlu mencarinya lagi.
Cara membuka ADAC
Tekan Win+R dan jalankan perintah dsac.exe.

Pada Windows Server 2012, ADAC memperkenalkan fitur-fitur berikut:
Active Directory Recycle Bin: Fitur yang pertama kali dikenalkan di Windows Server 2008 R2 ini memungkinkan Anda untuk memulihkan objek yang terhapus. Sebelumnya, fitur ini hanya dapat diakses melalui command line menggunakan PowerShell. Sekarang, Anda dapat mengaktifkan Recycle Bin melalui interface grafis di ADAC.
Catatan: Pastikan forest dijalankan pada Windows Server 2008 R2 function level atau lebih tinggi, terdapat minimal satu domain controller Windows Server 2012 di domain, dan domain controller lainnya menjalankan Windows Server 2008 R2 atau lebih tinggi.
Fine-grained password policy: Pada versi sebelumnya, konfigurasi kebijakan kata sandi ini hanya bisa dilakukan lewat command line saja. Kini, Anda dapat mengatur fine-grained password policy langsung dari interface ADAC pada Windows Server 2012.
Catatan: Domain harus dijalankan pada Windows Server 2008 atau lebih tinggi.
Melihat histori Windows PowerShell: Anda dapat melihat semua tindakan yang terjadi di ADAC dalam bentuk perintah PowerShell. Riwayat ini dapat digunakan sebagai audit trail yang bermanfaat untuk troubleshooting.
Meskipun ADAC memiliki saat ini sudah memiliki lebih banyak keunggulan dibandingkan ADUC, masih ada banyak ruang untuk meningkatkannya. Admin IT tetap memerlukan solusi yang sederhana dan terpadu untuk seluruh kebutuhan Active Directory mereka.
ADManager Plus adalah solusi terintegrasi untuk mengelola dan membuat laporan Active Directory, Exchange Server, Microsoft 365, Skype for Business (Lync), dan Google Workspace. Alat ini memungkinkan Anda mendelegasikan tugas AD berbasis OU dan grup secara aman kepada teknisi help desk, membuat workflow yang bisa disesuaikan untuk memantau dan menyederhanakan tugas AD, serta mengotomatisasi tugas-tugas penting dan rutin.
Highlight:
- Kelola Active Directory, Exchange, Microsoft 365, Skype for Business, dan Google Workspace hanya dari satu dashboard.
- Akses lebih dari 200 laporan AD siap pakai.
- Buat banyak Exchange mailbox sekaligus untuk user dan grup AD.
- Buat banyak pengguna Microsoft 365 sekaligus dengan isensi yang tepat lewat template atau file CSV.
- Jalankan tugas rutin seperti user provisioning dan AD cleanup secara otomatis.
- Jalankan tugas AD berdasarkan tiket dengan workflow bertahap.
Kelola AD lewat aplikasi iOS dan Android.














