Setiap infrastruktur jaringan memiliki karakteristik unik dan mengawasi kebutuhan bandwidth serta aspek keamanannya secara manual bisa menjadi tugas yang melelahkan dan rawan error. Di sisi lain, memilih tool dan teknologi terbaik untuk memantau efisiensi performa tidaklah mudah, terlebih ketika organisasi Anda sedang berkembang.
Berikut beberapa pertanyaan yang perlu Anda tanyakan sebelum memilih tool dan teknologi yang tepat:
Keunggulan NetFlow dalam monitoring traffic
Di antara metode terkenal lain yang digunakan untuk mencari konsumsi bandwidth seperti flow dan packet capture, NetFlow kini menjadi salah satu teknologi yang paling umum digunakan untuk monitoring bandwidth dan analisis traffic yang efektif. Sebagai protokol yang dikembangkan oleh Cisco, NetFlow memungkinkan admin jaringan untuk mendapatkan pandangan menyeluruh terhadap traffic jaringan melalui lima point data seperti alamat IP sumber dan tujuan, port sumber dan tujuan, serta protokol.
Jika dibandingkan dengan metode monitoring lainnya seperti deep packet inspection dan active monitoring, tool monitoring NetFlow dapat memberikan insight yang mendalam tanpa kompleksitas tinggi dalam instalasi dan alokasi resource.
Dikembangkan secara khusus untuk memenuhi kebutuhan manajemen bandwidth Anda, NetFlow Analyzer mendukung teknologi Cisco NetFlow, serta berbagai teknologi Cisco lainnya seperti AVC, NBAR, CBQoS, ASA, dan lainnya.
NetFlow Analyzer merupakan sistem monitoring NetFlow yang dikembangkan untuk mengatasi masalah performa dan keamanan dalam infrastruktur jaringan organisasi Anda. Dengan NetFlow Analyzer, Anda dapat memonitor penggunaan bandwidth serta detail traffic berdasarkan volume, kecepatan, dan pemanfaatan—dan melihat apakah aplikasi penting bisnis Anda memiliki cukup bandwidth untuk beroperasi tanpa gangguan.
Sebagai tool monitoring NetFlow Cisco, NetFlow Analyzer juga mengumpulkan data traffic dari berbagai sistem protokol jaringan seperti Cisco NetFlow V5, V9, dan V10. Dengan monitor NetFlow kami, Anda dapat mengidentifikasi protokol mana yang paling sering digunakan, waktu penggunaan tertinggi, end user, serta mengoptimalkan manajemen bandwidth.

Melalui NetFlow Analyzer, Anda dapat mengetahui penggunaan bandwidth berdasarkan aplikasi Layer 4 dan Layer 7. NetFlow Analyzer juga memungkinkan Anda untuk mengetahui bandwidth yang dikonsumsi oleh aplikasi yang menggunakan port dinamis seperti situs video atau media sosial dengan Cisco NBAR dan Cisco AVC monitoring. Laporan traffic aplikasi yang mendetail memungkinkan Anda mengalokasikan atau membatasi penggunaan bandwidth.
Identifikasi alamat IP sumber dan tujuan beserta lokasi geografisnya langsung di level interface. Fitur ini bisa digunakan untuk mendeteksi IP address apa pun yang tidak berasal dari lokasi organisasi Anda untuk memverifikasi adanya traffic tidak sah. Anda juga dapat ekspor laporan tersebut sebagai file PDF dan CSV.
Kelompokkan berbagai IP address, port, protokol, dan DSCP berdasarkan departemen, kantor cabang, atau lokasi, lalu dapatkan laporan kumulatif tentang tren penggunaan bandwidth. Anda juga dapat menelusuri data traffic individu secara lebih mendalam untuk mengetahui apakah departemen penting telah mendapatkan cukup bandwidth. Pengelolaan alokasi resource Anda pun menjadi jauh lebih mudah. Tetapkan peran aksesibilitas seperti tamu, operator, dan administrator untuk mempermudah manajemen tanpa mengabaikan aspek keamanan.
Perluas cakupan monitoring NetFlow hingga ke perangkat yang tidak mendukung flow di organisasi Anda menggunakan NetFlow Generator. NetFlow Generator menangkap raw data dari perangkat dan mengubahnya menjadi NetFlow packet. Dengan begitu, Anda dapat menghasilkan laporan tren traffic serta melihat penggunaan bandwidth berdasarkan IP address, aplikasi, protokol, dan conversation.
Pantau traffic berbahaya seperti ancaman zero-day yang masuk ke jaringan organisasi Anda dengan Advanced Security Analytics Module (ASAM). ASAM menggunakan algoritma bawaan dan mengategorikan masalah berdasarkan kelas seperti Bad Src-Dst, Suspect flow, DDoS/Flash Crowd beserta keparahannya. Anda dapat mengonfigurasi algoritma sesuai kebutuhan, membuat profil alert, dan menerima notifikasi ketika dan jika ada traffic mencurigakan terdeteksi di jaringan Anda.
Selain mendukung NetFlow, NetFlow Analyzer juga mendukung berbagai teknologi flow lainnya seperti Jflow, sFLOW, cflowd, NetStream, AppFlow, dan lainnya. Hal ini memungkinkan Anda mengumpulkan informasi traffic berdasarkan IP address, aplikasi, port, dan protokol, sehingga Anda dapat menemukan endpoint mana yang mengonsumsi bandwidth dan mengoptimalkannya atau mengupgrade bandwidth tersebut sesuai kebutuhan.
+
+
+