sFlow, disingkat dari "sampled flow" adalah standar industri untuk ekspor paket internet yang didukung oleh berbagai jaringan perangkat di pasaran seperti Brocade, Dell, Alcatel, Allied Telesis, Cisco Nexus, D-Link, Fortigate, Huawei, HP dan masih banyak lagi. NetFlow Analyzer juga mendukung perangkat berbasis sFlow, memungkinkan Anda memperoleh informasi real-time mengenai penggunaan traffic serta aplikasi-aplikasi yang paling banyak digunakan di jaringan. Dengan NetFlow Analyzer, Anda dapat mengaktifkan sFlow di masing-masing interface untuk mengumpulkan informasi tentang penggunaan traffic oleh interface, aplikasi, protokol, IP address dan QoS.
NetFlow adalah protokol yang digunakan untuk mengekspor data traffic jaringan yang telah dikumpulkan. Protokol ini menangkap semua traffic dan mengirimkan data tersebut ke collector. Sebaliknya, sFlow adalah teknologi sampling packet, di mana switch akan menangkap setiap packet ke-n pada interface tertentu, lalu meneruskannya ke collector.
Karena sFlow menyertakan seluruh header packet, teknologi ini memberikan cakupan visibilitas jaringan yang lebih luas hingga ke lapisan L2, L3, L4, dan bahkan L7. Ini memungkinkan Anda untuk melihat berbagai informasi penting seperti IP address, VLAN, dan lainnya. NetFlow, di sisi lain, hanya mencatat sebagian informasi dari trafik yang lewat.
Meskipun NetFlow dapat menyediakan detail informasi yang lebih kaya dibandingkan sFlow, penggunaan resource-nya jauh lebih besar, sehingga dapat membebani perangkat jaringan. Oleh karena itu, sFlow lebih cocok digunakan pada perangkat kelas bawah atau jaringan yang sensitif terhadap beban. Namun, pemilihan antara NetFlow atau sFlow sangat bergantung pada dukungan perangkat jaringan (vendor) yang Anda gunakan dan kebutuhan spesifik untuk monitoring di lingkungan jaringan Anda.
Coba edisi gratis sFlow monitoring NetFlow Analyzer.