Memantau traffic jaringan berdasarkan asal dan konteksnya dapat membantu menyelesaikan berbagai masalah performa dan keamanan yang muncul seiring penggunaan teknologi kompleks seperti SaaS, cloud, dan IoT. Dengan memahami bagaimana jaringan enterprise berinteraksi di dalam organisasi maupun dengan WAN, admin jaringan dapat mengetahui batas performa dan menyusun strategi alokasi bandwidth yang lebih tepat.
Namun, tingkat kontrol yang bisa dicapai sangat bergantung pada solusi pemantauan traffic jaringan yang digunakan. Ada solusi yang sulit mengikuti skalabilitas organisasi, ada yang tidak kompatibel dengan teknologi atau implementasi yang lebih canggih, dan ada juga yang menyulitkan dari sisi navigasi.
Membiarkan banyak traffic lewat tanpa menganalisis jenis traffic secara bersamaan dapat menyebabkan bandwidth digunakan secara berlebihan. Selain itu, sumber yang mencurigakan dapat membahayakan resource penting di jaringan Anda karena bisa jadi merupakan bagian dari serangan DDoS.
Tanpa inventaris seluruh interface dan perangkat, akan sulit untuk memastikan apakah perangkat masih berfungsi dengan baik atau perlu diganti. Kondisi ini berdampak negatif pada waktu respons dan aksesibilitasnya.
Mengumpulkan data tentang siapa yang menggunakan jaringan Anda dan bagaimana penggunaannya merupakan hal yang penting. Perlambatan bisa disebabkan oleh apa saja, mulai dari aplikasi video streaming hingga transfer file dalam jumlah besar. Jika Anda tidak dapat mengetahui protokol atau aplikasi mana yang paling banyak menggunakan bandwidth dan menyebabkan perlambatan, organisasi Anda bisa menghabiskan bandwidth dan anggaran untuk upgrade yang sebenarnya tidak perlu.
Akibatnya, aplikasi yang tidak kritikal dapat menggunakan bandwidth secara berlebihan, sehingga aplikasi yang mendukung operasional bisnis penting justru mendapatkan bandwidth yang lebih sedikit.
Seiring pertumbuhan organisasi, Anda perlu menentukan kapasitas bandwidth jaringan yang tepat untuk menjaga performa tetap lancar. Namun, tanpa network traffic analyzer tool yang memadai, Anda tidak dapat mengetahui utilisasi jaringan saat ini, volume traffic, maupun area tambahan yang membutuhkan kapasitas lebih besar. Hal ini sering berujung pada pemborosan waktu dan biaya untuk upgrade yang tidak diperlukan.
Menetapkan baseline penggunaan jaringan membantu Anda mendeteksi perilaku abnormal sehingga dapat segera mengambil tindakan yang paling tepat. Tanpa tool analisis traffic jaringan, hal ini menjadi sulit dilakukan dan dapat memicu masalah kemacetan bahkan outage.
ManageEngine NetFlow Analyzer adalah tool analisis traffic jaringan berbasis web yang mengumpulkan dan menganalisis pola traffic jaringan untuk memberikan visibilitas real-time terhadap perilaku traffic dan penggunaan bandwidth berdasarkan aplikasi, interface, dan perangkat. Anda dapat memantau berbagai jenis traffic seperti HTTP, HTTPS, VoIP, dan streaming.
Anda bisa mengetahui aplikasi atau IP mana yang menyebabkan lonjakan traffic tinggi, melakukan drill-down untuk melihat apakah traffic berasal dari sumber yang tidak dikenal, serta menangani upaya peretasan dengan memblokir traffic berdasarkan geolokasi atau alamat IP.
Selain menjalankan strategi bandwidth management yang penting ini, Anda juga dapat membuat laporan traffic untuk sumber mana pun di infrastruktur jaringan Anda dalam periode kustom, lalu mengekspornya ke format CSV atau PDF agar mudah dibagikan dan dipantau saat bepergian.

Dapatkan visibilitas menyeluruh ke jaringan Anda, baik hybrid maupun cloud. Hilangkan blind spot dengan kemampuan NetFlow Analyzer untuk melacak dan menganalisis traffic dari setiap node di jaringan Anda, termasuk interface, aplikasi, dan conversation. Lakukan drill-down untuk menganalisis dan memahami penyebab lonjakan traffic, baik karena ancaman keamanan berbasis geolokasi maupun penggunaan bandwidth yang tinggi pada jam operasional, dengan visibilitas hingga per menit.
Troubleshooting masalah menjadi lebih cepat melalui root cause analysis dengan tampilan traffic yang komprehensif dari software analisis traffic jaringan kami, yang mencakup geolokasi, detail penggunaan protokol, dan mapping aplikasi.

Dengan banyaknya tanggung jawab yang sudah dimiliki admin jaringan, meninjau penggunaan bandwidth di setiap interface untuk mengetahui aplikasi mana yang digunakan secara berlebihan dan bagaimana pola penggunaannya tentu bukan hal yang mudah. NetFlow Analyzer, sebagai network traffic analysis software yang andal, memiliki fitur dashboard yang dapat dikonfigurasi untuk membantu Anda melacak top talkers berdasarkan conversation, aplikasi, dan kebijakan QoS.
Dengan ringkasan traffic untuk KPI utama ini, Anda dapat memantau sekaligus melindungi jaringan dari potensi masalah sebelum menimbulkan dampak besar. Selain itu, network traffic analysis tool kami memungkinkan Anda menganalisis penggunaan traffic pada elemen jaringan berdasarkan interval waktu yang telah dikonfigurasi melalui tampilan NOC.

Apa gunanya network traffic analysis tool jika tidak memberi Anda kemampuan untuk bertindak berdasarkan insight yang diperoleh? Network traffic analyzer ini menghadirkan opsi untuk mengoptimalkan bandwidth yang ada dan mengurangi penggunaan berlebih melalui fitur traffic shaping. Prioritaskan atau bentuk traffic sesuai kebutuhan bisnis Anda dengan menerapkan kebijakan dan class pada traffic.
Dengan software analisis traffic jaringan kami, Anda dapat menganalisis traffic jaringan, menjaga kinerja jaringan tetap optimal, dan membatasi penggunaan bandwidth oleh aplikasi kaya media yang tidak berkontribusi pada produktivitas. Anda juga dapat mengevaluasi kebijakan QoS mana yang paling berdampak pada penggunaan jaringan melalui grafik traffic sebelum dan sesudah kebijakan dengan kebijakan class-based QoS (CBQoS).

Tentukan bagaimana NetFlow Analyzer harus merespons aktivitas abnormal dengan mengonfigurasi alert real-time dan alert teragregasi. Tetapkan baseline perilaku jaringan serta nilai ambang yang perlu diawasi untuk jenis traffic seperti volume, kecepatan, dan utilisasi. Anda akan menerima alert ketika salah satu metrik ini menyimpang dari kriteria normal.
Tool analisis traffic jaringan kami membantu Anda mengambil tindakan yang diperlukan melalui template notifikasi dan integrasi pihak ketiga. Solusi ini dapat secara otomatis melakukan eskalasi masalah ke platform lain sebagai SMS, email, atau chat melalui Slack, serta sebagai tiket melalui ServiceNow, ServiceDesk Plus Cloud, dan lainnya.

Fitur analisis traffic jaringan pada tool ini membantu Anda memeriksa traffic jaringan dan memahami penyebab bottleneck bandwidth, baik karena bandwidth yang tidak memadai maupun serangan siber. Dengan menganalisis perilaku traffic menggunakan Continuous Stream Mining Engine yang berbasis pada berbagai algoritme bawaan, NetFlow Analyzer membuat event dan mengelompokkannya untuk remediasi segera. Anda dapat memverifikasi masalah tertentu sebagai kejadian yang valid atau mengisolasi serangan berdasarkan tingkat kemunculan dan tingkat keparahannya. Pelajari selengkapnya tentang modul Security.

Apakah menganalisis traffic jaringan terasa rumit? Sederhanakan prosesnya, dapatkan NetFlow Analyzer sekarang!
Rencanakan upgrade bandwidth di masa depan dengan laporan penggunaan bandwidth yang menyeluruh.
Pelajari selengkapnya tentang laporan Capacity planningGabungkan kemampuan NetFlow Generator dan DPI Engine.
Pelajari selengkapnya tentang Network Packet SensorPantau kecepatan interface yang dinamis dan hilangkan beban berlebih pada jaringan.
Pelajari selengkapnya tentang NetSpeed TrackerIdentifikasi akar masalah dari berbagai gangguan jaringan dengan laporan raw data.
Pelajari selengkapnya tentang Network forensicsAnalisis traffic jaringan adalah proses memantau dan menganalisis traffic yang melewati jaringan Anda dengan melihat pengguna mana yang menggunakan bandwidth dan bagaimana mereka menggunakannya. Ini membantu menjaga jaringan tetap aman dan memastikan performanya tetap optimal.
Dengan network traffic analysis, Anda dapat memperoleh visibilitas terhadap traffic real-time, mendeteksi anomali jaringan, melakukan troubleshooting pada jaringan yang padat, dan meningkatkan bandwidth management jaringan.
Analisis traffic jaringan sangat penting untuk menjaga keandalan, efisiensi, dan keamanan infrastruktur IT modern tanpa gangguan. Dengan menganalisis traffic jaringan enterprise, admin dapat memahami perilaku pengguna, penggunaan aplikasi, serta tren yang ada, lalu mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat.
Network traffic analyzer umumnya bekerja melalui dua metode: flow analysis dan packet capture. Meskipun packet capture memberikan informasi yang sangat mendalam, metode ini juga meningkatkan overhead cost dan penggunaan resource. Sementara itu, dengan flow analysis, network traffic analyzer seperti NetFlow Analyzer menangkap data traffic jaringan dan menampilkan penggunaan bandwidth berdasarkan aplikasi, layanan cloud, dan traffic pengguna tanpa upaya atau biaya yang besar.
Tool NTA membantu dalam berbagai area seperti optimasi performa, troubleshooting, capacity planning, deteksi ancaman keamanan, dan yang paling penting, memastikan efisiensi jaringan secara menyeluruh.