Diakui oleh rekan profesional dan analis industri

Diakui dalam Magic Quadrant™ 2025 untuk Digital Experience Monitoring

Akses sekarang

Masuk dalam Customers' Choice 2024 untuk Observability Platforms

Akses sekarang

Best Value 2024 untuk Application Performance Management

Performa aplikasi yang optimal di skala apa pun

ManageEngine Applications Manager mengoptimalkan performa aplikasi dengan insight real-time, analisis berbasis AI, dan skalabilitas yang mulus. Dengan analytics real-time serta desain yang berfokus pada pelanggan, tool application performance monitoring kami menyediakan platform terpadu yang terintegrasi dengan pipeline CI/CD, mendukung kepatuhan SLA, dan memastikan aplikasi Anda selalu berjalan optimal, apa pun skalanya.

ManageEngine Applications Manager: gerbang Anda menuju observability yang komprehensif

Mengapa observability penting dengan ManageEngine Applications Manager

Observability menjadi faktor penting untuk memastikan keandalan dan performa aplikasi serta infrastruktur, terutama di tengah kompleksitas aplikasi modern dan lanskap IT saat ini. Didukung AI dan ML, application performance monitor dari Applications Manager menangkap dan menganalisis data telemetry dalam jumlah besar untuk memberikan insight real-time tentang health dan performa seluruh technology stack Anda.

  • Platform observability terpadu: Applications Manager mengintegrasikan metrics dan traces secara mulus untuk visibilitas full-stack.
  • Insight berbasis AI untuk mengantisipasi dan menyelesaikan masalah sebelum berdampak pada end-user.
  • Analytics yang dapat ditindaklanjuti yang menghubungkan data performa dengan hasil bisnis, sehingga menjembatani kebutuhan IT dan tujuan bisnis.

Mengapa memilih Applications Manager untuk kebutuhan application performance monitoring Anda?

Applications Manager menyediakan solusi application performance monitoring yang komprehensif untuk membantu Anda:

  • Mendapatkan insight yang mendalam: Pantau KPI aplikasi, lacak performa hingga level code, dan analisis perilaku pengguna untuk mengidentifikasi bottleneck serta mengoptimalkan performa.
  • Menangani masalah secara proaktif: Gunakan distributed tracing untuk menemukan masalah di seluruh arsitektur aplikasi yang kompleks dan menyelesaikannya dengan cepat.
  • Meningkatkan pengalaman pengguna: Ukur kepuasan end-user, tangkap error dan exception, serta tingkatkan responsiveness aplikasi.
  • Mengoptimalkan penggunaan resource: Analisis konsumsi resource dan identifikasi peluang optimasi.
  • Menyederhanakan DevOps: Tingkatkan kolaborasi antara tim development dan operations dengan menyediakan insight real-time tentang performa aplikasi.

Performa tinggi tanpa repot dengan Application Performance Monitoring modern

Solusi application performance monitoring dari Applications Manager melampaui monitoring konvensional dengan menghadirkan visibilitas real-time ke setiap aspek aplikasi bisnis yang kritis. Solusi ini menggunakan kemampuan performance tracking, digital experience monitoring (DEM), AIOps, smart alerting, distributed tracing, dan mapping untuk membantu meningkatkan performa aplikasi, availability, dan pengalaman end-user. Mari lihat lebih dalam berbagai kapabilitas performance monitoring yang ditawarkan Applications Manager dan bagaimana kapabilitas tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan bisnis Anda.

Dengan Applications Manager, Anda dapat

Dapatkan insight aplikasi hingga level code

Manfaatkan distributed tracing

Tangkap error dan exception

Ukur kepuasan end-user

Dapatkan visibilitas full-stack

Amati interaksi database

Tingkatkan performa dengan thread profiling

Tingkatkan praktik DevOps

Dapatkan insight aplikasi hingga level code

Dapatkan informasi menyeluruh tentang transaction yang dijalankan oleh aplikasi Anda dengan tool application performance monitoring end-to-end kami. Dengan memahami penyebab transaction yang lambat, Anda dapat mempercepat response time dan meningkatkan performa secara keseluruhan. Berikut cara kerjanya:

  • Informasi transaction yang detail: Dapatkan data transaction dalam tampilan tabel untuk menyoroti yang paling lambat, serta tampilan grafik untuk insight performa yang lebih rinci.
  • Transaction tracing: Tracing memungkinkan investigasi lebih dalam terhadap baris code yang menyebabkan error, sehingga Anda dapat menemukan penyebab pasti masalah performa.
  • Trace dan metrics terbaru: Untuk setiap transaction, tinjau lima trace terbaru dan metrics penting seperti response time, CPU time, serta breakdown call (external, internal, SQL, distributed). Dapatkan insight lebih dalam tentang pemrosesan data terdistribusi dan optimalkan performa dengan metrics seperti total call count dan request parameters.
  • Analisis query SQL: Identifikasi query SQL dengan performa buruk yang digunakan selama transaction berlangsung, lalu tangani masalahnya dengan cepat. Ini membantu mengoptimalkan performa database dan meningkatkan response time secara keseluruhan.
Manfaatkan distributed tracing

Arsitektur microservices dapat membuat proses debugging menjadi lebih menantang. Kapabilitas distributed tracing dari Applications Manager menyederhanakan proses ini dengan distributed tracing bawaan.

  • Lacak komunikasi antarservice: Pantau bagaimana microservices Anda saling berinteraksi, terlepas dari platform atau bahasa yang digunakan.
  • Temukan sumber error: Identifikasi akar masalah dengan cepat di dalam alur service yang kompleks.
  • Percepat troubleshooting: Eskalasi masalah ke tim yang tepat dengan lebih mudah untuk penyelesaian yang lebih cepat.
  • Tingkatkan time-to-market: Deploy dan update service dengan lebih percaya diri, lalu nilai dampaknya secara cepat.
  • Tingkatkan produktivitas developer: Kurangi waktu debugging dan beri ruang bagi developer untuk fokus pada inovasi.

Application performance monitor kami memberikan insight yang Anda butuhkan untuk mengelola lingkungan microservices secara efektif dan menghadirkan aplikasi berkualitas tinggi lebih cepat.

Tangkap error dan exception

Exception, yaitu kejadian yang tidak diinginkan dan mengganggu alur program, dapat memberikan insight berharga tentang health aplikasi. Tool application performance monitoring dari Applications Manager unggul dalam penanganan exception dengan dashboard khusus untuk memantau error.

  • Identifikasi dan prioritaskan: Dashboard menampilkan semua exception sehingga Anda dapat memprioritaskan dan merencanakan fault management.
  • Analisis mendalam: Telusuri setiap exception untuk memahami akar penyebab dan dampaknya.
  • Insight di level transaction: Analisis tingkat exception dalam setiap transaction untuk memahami dampaknya secara lebih mendalam.

Dengan memantau dan menganalisis exception secara efektif, Anda dapat menangani masalah secara proaktif, meningkatkan stabilitas aplikasi, dan memperbaiki pengalaman pengguna secara keseluruhan

Ukur kepuasan end-user

Tool application performance monitoring dari Applications Manager membantu admin IT mengukur kepuasan pengguna باستخدام skor Apdex, sehingga memberikan insight tentang pengalaman end-user saat menggunakan aplikasi. Skor ini dikonversi menjadi indeks sederhana—puas, toleran, frustrasi—dan berfungsi sebagai acuan dasar untuk troubleshooting performa. Dengan menyederhanakan troubleshooting, console APM kami dapat dengan cepat mengidentifikasi data debug yang penting tanpa menambah beban performa, sehingga mengurangi kebutuhan untuk menelusuri file log dan mempercepat waktu penyelesaian masalah.

Dapatkan visibilitas full-stack

Fitur infrastructure monitoring dari Applications Manager mendukung lebih dari 150 teknologi, sehingga memungkinkan full stack monitoring. Dengan bantuan ADDM, tool ini memetakan dependensi dan melacak semua elemen yang memengaruhi health aplikasi untuk identifikasi akar masalah yang lebih cepat dan pengelolaan yang proaktif. Service map otomatis dari app performance monitor kami membantu Anda mendapatkan gambaran menyeluruh tentang arsitektur aplikasi serta memvisualisasikan koneksi dan dependensinya. Fitur service map dari tool monitoring APM kami memungkinkan Anda untuk:

  • Melihat secara cepat health dan status operasional terkini dari seluruh environment Anda.
  • Mengidentifikasi elemen yang bermasalah dan menelusurinya lebih lanjut hingga ke host individual dari komponen eksternal.
  • Menilai dampak masalah performa, baik upstream maupun downstream, dengan melihat bagaimana setiap komponen saling terhubung.
Amati interaksi database

Applications Manager menyediakan insight mendalam tentang performa database.

  • Identifikasi bottleneck performa: Analisis metrics penting seperti average, minimum, maximum, dan total response time untuk menemukan query yang berjalan lambat.
  • Optimalkan penggunaan database: Lacak frekuensi pemanggilan query, throughput, SQL time, dan error rate untuk mengoptimalkan performa database.

Lebih dari sekadar database monitoring

Selain database monitoring tradisional, tool application performance monitoring dari Applications Manager juga menganalisis operasi database di dalam aplikasi Anda:

  • Observability yang lebih baik: Sebagai platform application observability, Applications Manager meningkatkan produktivitas developer dengan mengurangi waktu debugging.
  • Percepatan time-to-market: Deploy dan update service dengan lebih percaya diri, lalu visualisasikan dampaknya secara cepat.
  • Dukungan komprehensif: Manfaatkan kapabilitas distributed tracing untuk aplikasi Java, .NET, dan Node.js.
Tingkatkan performa dengan thread profiling

Metode troubleshooting tradisional seperti thread dumps bisa memakan waktu dan kompleks. Applications Manager menyederhanakan proses ini dengan kapabilitas thread profiling bawaan:

  • Identifikasi thread yang boros CPU: Temukan dengan cepat thread yang menghabiskan resource CPU secara berlebihan.
  • Analisis thread yang detail: Dapatkan insight tentang thread ID, CPU time, dan alokasi memori untuk setiap thread.
  • Visibilitas di level method: Analisis jumlah invocation dari setiap method di dalam aplikasi Anda.
  • Isolasi akar masalah: Identifikasi dengan mudah method yang menyebabkan response lambat dan bottleneck performa.

Dengan memanfaatkan thread profiling, Anda dapat mendiagnosis masalah performa yang kompleks di production environment tanpa membuang waktu untuk analisis manual terhadap data mentah.

Tingkatkan praktik DevOps

Tool application performance monitoring dari Applications Manager memberdayakan tim DevOps dengan kapabilitas DevOps monitoring yang komprehensif, termasuk pengalaman end-user, infrastruktur, dan digital experience monitoring.

  • Percepat troubleshooting: Identifikasi dan selesaikan masalah dengan cepat tanpa perlu menelusuri file log.
  • Tingkatkan siklus pengembangan: Amati dampak perubahan environment dalam satu console, sehingga rilis menjadi lebih cepat dan kualitas produk meningkat.
  • Penyelesaian masalah secara proaktif: Antisipasi kebutuhan pengguna dan optimalkan aplikasi berdasarkan insight real-time.

Dengan menyediakan tampilan terpadu dari seluruh lifecycle aplikasi, Applications Manager menyederhanakan workflow DevOps dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan.

Gunakan pendekatan monitoring terpadu untuk visibilitas 360°

Jangan puas dengan tampilan performa aplikasi yang terfragmentasi. Karena performa aplikasi berpengaruh langsung pada kepuasan pengguna dan keberhasilan bisnis, menjaga performa optimal di seluruh ekosistem aplikasi yang kompleks memerlukan pendekatan yang komprehensif. Dengan menggabungkan kemampuan proaktif dari synthetic monitoring dan insight pengguna nyata dari real user monitoring (RUM) dengan metode application performance monitoring tradisional, organisasi dapat memperoleh pandangan yang menyeluruh tentang performa aplikasi. Fitur utama Applications Manager mencakup synthetic monitoring dan real user monitoring untuk monitoring pengalaman end user yang komprehensif. Dengan menganalisis perilaku pengguna dari end-user experience monitoring dan data dari application performance monitoring, Anda dapat:

  • Mengidentifikasi masalah secara proaktif.
  • Mendapatkan insight pengalaman pengguna di dunia nyata.
  • Menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Insight yang lebih dalam dengan advanced analytics berbasis AI

Dengan menggabungkan machine learning (ML) dan data time series, Applications Manager menghadirkan pendekatan application performance monitoring yang lebih cerdas dan otomatis. Ini memberikan manfaat besar bagi organisasi yang ingin mengoptimalkan operasional IT dan menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik.

Analisis data historis

Applications Manager menyimpan data time-series dalam jumlah besar, sehingga memungkinkan analisis tren historis, pola musiman, dan perubahan performa jangka panjang.

Reporting prediktif

Advanced analytics berbasis machine learning memprediksi tren di masa depan dan mengungkap pola tersembunyi. Pendekatan proaktif ini membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat dan optimasi infrastruktur.

Deteksi anomali dinamis

Applications Manager menggunakan ML untuk menyesuaikan threshold anomali secara dinamis. Ini membantu meminimalkan false alarm dan menemukan masalah sebelum menjadi kritis, sehingga MTTI dan MTTR dapat berkurang secara signifikan.

Application performance monitoring dalam praktik: Contoh di dunia nyata

Optimasi performa e-commerceTantangan: Tingginya angka cart abandonment akibat waktu loading halaman yang lambat dan error saat checkout.Applications Manager mengidentifikasi bottleneck performa secara real-time, seperti query database yang lambat atau server yang overload. Dengan menyelesaikan masalah ini, tim dapat mengurangi cart abandonment hingga 25%.
Perbankan dan layanan keuanganTantangan: Latensi dalam pemrosesan transaction yang menyebabkan ketidakpuasan pelanggan.Transaction tracing dari ManageEngine melacak delay pada API tertentu, sehingga masalah dapat diselesaikan dengan cepat dan transaction tetap berjalan mulus.
Monitoring aplikasi healthcareTantangan: Downtime pada sistem manajemen pasien yang kritis berdampak pada layanan kesehatan.Monitoring proaktif dan deteksi anomali membantu memastikan availability aplikasi healthcare selama 24/7.
Hybrid cloud monitoringTantangan: Mengelola performa di environment on-premises dan cloud.Unified monitoring dari Applications Manager memberikan visibilitas di seluruh sistem hybrid, mencakup seluruh application stack beserta dependensinya.

Applications Manager - solusi enterprise terbaik untuk application performance monitoring

Dengan tool APM dari ManageEngine, pemimpin bisnis mendapatkan lebih dari sekadar tool—mereka memperoleh mitra strategis dalam transformasi digital. Cloud-native dan berbasis AI, Applications Manager membantu meminimalkan Mean Time to Recovery (MTTR), mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pengalaman digital yang lebih baik. Dengan ROI yang terbukti dan insight real-time, solusi ini dipercaya oleh perusahaan di seluruh dunia untuk menciptakan nilai jangka panjang.

FiturManageEngine APMSolarWindsNew RelicElastic Observability
Monitoring real-time
Deteksi anomali berbasis AI
Harga terjangkau

(Mahal)

(Mahal)

Free trial

(30 hari)

(14 hari)

(7 hari)

Informasi lebih lanjut tentang application performance monitoring

Apa itu application performance monitoring?

 

Secara definisi, Application Performance Monitoring memungkinkan organisasi memantau metrics performa dari aplikasi bisnis yang kritis, menerima alert tepat waktu saat terjadi masalah performa, dan membuat laporan untuk analisis performa secara berkala.

Mengapa organisasi membutuhkan tool application performance monitoring?

 

Organisasi dengan infrastruktur yang besar sering membutuhkan tool monitoring sebagai bagian dari strategi application performance management mereka. Karena application stack biasanya bergantung pada banyak service yang saling terhubung, administrator IT sering tidak memiliki visibilitas yang cukup untuk menemukan dan memperbaiki masalah performa aplikasi. Melalui apm monitoring real-time yang proaktif dan alerting cerdas, tool application monitoring memberikan visibilitas yang lebih dalam terhadap performa back-end aplikasi Anda dalam bentuk metrics, sehingga korelasi antarresource dapat terlihat dengan jelas.

Mengapa application performance monitoring penting?

 

Application performance monitoring end-to-end membantu meningkatkan pengalaman end user dan memungkinkan admin IT mengidentifikasi serta menyelesaikan masalah sebelum berdampak pada pengguna. App performance monitoring juga membantu mengoptimalkan performa aplikasi bisnis yang kritis.

Bagaimana cara kerja application performance monitoring?

 

Application performance monitoring mencakup berbagai dimensi fungsional. Umumnya, ini melibatkan empat kapabilitas utama: front-end monitoring, application discovery, tracing and diagnostics (ADTD), dan analytics. Dengan bantuan tool application performance monitor, organisasi dapat memperoleh visibilitas menyeluruh ke seluruh komponen aplikasi dalam bentuk metrics. Metrics ini membantu memahami titik pasti terjadinya anomali performa. Anda juga dapat menelusurinya lebih dalam untuk memahami pola perilaku dari metrics performa tersebut dan bagaimana pengaruhnya terhadap application stack lainnya.

Untuk mengetahui lebih detail berbagai kapabilitas application performance monitoring, lihat halaman kami tentang APM.

Bagaimana cara memantau performa aplikasi?

 

Anda dapat mulai memantau performa aplikasi dengan menginstal Applications Manager. Applications Manager adalah software application performance monitor end-to-end yang proaktif, yang mengumpulkan metrics performa penting, memberi notifikasi saat aplikasi tidak tersedia, dan mengidentifikasi akar masalah aplikasi di semua level infrastruktur IT Anda. Software app performance monitoring ini mendukung lebih dari 150 jenis infrastruktur, baik on-premise maupun cloud. Anda bisa merasakan langsung pengalaman memantau aplikasi dengan Download free trial 30 hari Applications Manager sekarang!

Bagaimana application performance monitoring membantu tim DevOps dan ITOps?

 

Dengan menggabungkan machine learning dan data time series, Applications Manager menghadirkan pendekatan yang lebih cerdas dan otomatis untuk app performance monitoring. Hal ini memberikan manfaat besar bagi organisasi yang ingin mengoptimalkan operasional IT dan menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik.

  • Bagaimana performa aplikasi saya dari sisi kecepatan, availability, dan pengalaman pengguna?
  • Apa akar penyebab dari masalah performa, error, atau anomali yang memengaruhi aplikasi saya?
  • Bagaimana saya dapat mengoptimalkan penggunaan resource, skalabilitas, dan keandalan aplikasi saya?
  • Bagaimana aplikasi saya selaras dengan tujuan dan hasil bisnis kami?

Apa saja tantangan utama dalam application performance monitoring?

 

Beberapa tantangan utama dapat menghambat implementasi application performance monitoring yang efektif dan optimasi berkelanjutan, seperti:

  • Lanskap teknologi yang heterogen dengan teknologi yang luas dan saling terhubung.
  • Volume data yang terus bertambah.
  • Adopsi dan integrasi application performance monitor.
  • Fitur yang terbatas dan kurang fleksibel dalam pendekatan tradisional.
Pelajari selengkapnya tentang tantangan dalam application performance monitoring.

Apa saja best practice dalam application performance monitoring?

 

Berikut beberapa best practice dalam application performance monitoring:

  • Tentukan tujuan performa Anda.
  • Pahami apa yang perlu dipantau dan alasannya.
  • Hindari potensi tool sprawl.
  • Otomatiskan remediation dan respons insiden.
  • Pertimbangkan pengalaman end-user.
  • Terapkan continuous improvement dan optimasi.
  • Bangun kolaborasi dan ownership.
Pelajari selengkapnya tentang best practice dalam application performance monitoring.

Direkomendasikan oleh pelanggan di seluruh dunia

"Tool unggulan dengan kemampuan monitoring yang lengkap"

Memungkinkan kami untuk melacak metrik krusial seperti waktu tanggap, penggunaan sumber daya, tingkat galat, dan performa transaksi. Peringatan monitoring real time segera memberi tahu kami mengenai masalah atau kejanggalan, agar kami dapat segera mengambil tindakan.

Peninjau: Research and Development

“Saya suka Applications Manager karena membantu kami mendeteksi masalah yang ada di dalam server dan database SQL kami.”
Carlos Rivero

Tech Support Manager, Lexmark

Dipercaya oleh 6000+ perusahan di seluruh dunia