Tingkatkan keunggulan kompetitif dengan insight performa yang proaktif. Tool APM dari ManageEngine Applications Manager membantu bisnis beralih dari penanganan masalah yang reaktif ke optimasi strategis, baik untuk aplikasi enterprise maupun aplikasi yang dikembangkan sendiri.
Download DemoPerforma aplikasi yang optimal di skala apa pun
ManageEngine Applications Manager mengoptimalkan performa aplikasi dengan insight real-time, analisis berbasis AI, dan skalabilitas yang mulus. Dengan analytics real-time serta desain yang berfokus pada pelanggan, tool application performance monitoring kami menyediakan platform terpadu yang terintegrasi dengan pipeline CI/CD, mendukung kepatuhan SLA, dan memastikan aplikasi Anda selalu berjalan optimal, apa pun skalanya.
ManageEngine Applications Manager: gerbang Anda menuju observability yang komprehensif
Mengapa observability penting dengan ManageEngine Applications Manager
Observability menjadi faktor penting untuk memastikan keandalan dan performa aplikasi serta infrastruktur, terutama di tengah kompleksitas aplikasi modern dan lanskap IT saat ini. Didukung AI dan ML, application performance monitor dari Applications Manager menangkap dan menganalisis data telemetry dalam jumlah besar untuk memberikan insight real-time tentang health dan performa seluruh technology stack Anda.
- Platform observability terpadu: Applications Manager mengintegrasikan metrics dan traces secara mulus untuk visibilitas full-stack.
- Insight berbasis AI untuk mengantisipasi dan menyelesaikan masalah sebelum berdampak pada end-user.
- Analytics yang dapat ditindaklanjuti yang menghubungkan data performa dengan hasil bisnis, sehingga menjembatani kebutuhan IT dan tujuan bisnis.
Mengapa memilih Applications Manager untuk kebutuhan application performance monitoring Anda?
Applications Manager menyediakan solusi application performance monitoring yang komprehensif untuk membantu Anda:
- Mendapatkan insight yang mendalam: Pantau KPI aplikasi, lacak performa hingga level code, dan analisis perilaku pengguna untuk mengidentifikasi bottleneck serta mengoptimalkan performa.
- Menangani masalah secara proaktif: Gunakan distributed tracing untuk menemukan masalah di seluruh arsitektur aplikasi yang kompleks dan menyelesaikannya dengan cepat.
- Meningkatkan pengalaman pengguna: Ukur kepuasan end-user, tangkap error dan exception, serta tingkatkan responsiveness aplikasi.
- Mengoptimalkan penggunaan resource: Analisis konsumsi resource dan identifikasi peluang optimasi.
- Menyederhanakan DevOps: Tingkatkan kolaborasi antara tim development dan operations dengan menyediakan insight real-time tentang performa aplikasi.
Performa tinggi tanpa repot dengan Application Performance Monitoring modern
Solusi application performance monitoring dari Applications Manager melampaui monitoring konvensional dengan menghadirkan visibilitas real-time ke setiap aspek aplikasi bisnis yang kritis. Solusi ini menggunakan kemampuan performance tracking, digital experience monitoring (DEM), AIOps, smart alerting, distributed tracing, dan mapping untuk membantu meningkatkan performa aplikasi, availability, dan pengalaman end-user. Mari lihat lebih dalam berbagai kapabilitas performance monitoring yang ditawarkan Applications Manager dan bagaimana kapabilitas tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan bisnis Anda.
Dengan Applications Manager, Anda dapat
Dapatkan insight aplikasi hingga level code
Manfaatkan distributed tracing
Tangkap error dan exception
Ukur kepuasan end-user
Dapatkan visibilitas full-stack
Amati interaksi database
Tingkatkan performa dengan thread profiling
Tingkatkan praktik DevOps
Dapatkan insight aplikasi hingga level code
Dapatkan informasi menyeluruh tentang transaction yang dijalankan oleh aplikasi Anda dengan tool application performance monitoring end-to-end kami. Dengan memahami penyebab transaction yang lambat, Anda dapat mempercepat response time dan meningkatkan performa secara keseluruhan. Berikut cara kerjanya:
- Informasi transaction yang detail: Dapatkan data transaction dalam tampilan tabel untuk menyoroti yang paling lambat, serta tampilan grafik untuk insight performa yang lebih rinci.
- Transaction tracing: Tracing memungkinkan investigasi lebih dalam terhadap baris code yang menyebabkan error, sehingga Anda dapat menemukan penyebab pasti masalah performa.
- Trace dan metrics terbaru: Untuk setiap transaction, tinjau lima trace terbaru dan metrics penting seperti response time, CPU time, serta breakdown call (external, internal, SQL, distributed). Dapatkan insight lebih dalam tentang pemrosesan data terdistribusi dan optimalkan performa dengan metrics seperti total call count dan request parameters.
- Analisis query SQL: Identifikasi query SQL dengan performa buruk yang digunakan selama transaction berlangsung, lalu tangani masalahnya dengan cepat. Ini membantu mengoptimalkan performa database dan meningkatkan response time secara keseluruhan.
Manfaatkan distributed tracing
Arsitektur microservices dapat membuat proses debugging menjadi lebih menantang. Kapabilitas distributed tracing dari Applications Manager menyederhanakan proses ini dengan distributed tracing bawaan.
- Lacak komunikasi antarservice: Pantau bagaimana microservices Anda saling berinteraksi, terlepas dari platform atau bahasa yang digunakan.
- Temukan sumber error: Identifikasi akar masalah dengan cepat di dalam alur service yang kompleks.
- Percepat troubleshooting: Eskalasi masalah ke tim yang tepat dengan lebih mudah untuk penyelesaian yang lebih cepat.
- Tingkatkan time-to-market: Deploy dan update service dengan lebih percaya diri, lalu nilai dampaknya secara cepat.
- Tingkatkan produktivitas developer: Kurangi waktu debugging dan beri ruang bagi developer untuk fokus pada inovasi.
Application performance monitor kami memberikan insight yang Anda butuhkan untuk mengelola lingkungan microservices secara efektif dan menghadirkan aplikasi berkualitas tinggi lebih cepat.
Tangkap error dan exception
Exception, yaitu kejadian yang tidak diinginkan dan mengganggu alur program, dapat memberikan insight berharga tentang health aplikasi. Tool application performance monitoring dari Applications Manager unggul dalam penanganan exception dengan dashboard khusus untuk memantau error.
- Identifikasi dan prioritaskan: Dashboard menampilkan semua exception sehingga Anda dapat memprioritaskan dan merencanakan fault management.
- Analisis mendalam: Telusuri setiap exception untuk memahami akar penyebab dan dampaknya.
- Insight di level transaction: Analisis tingkat exception dalam setiap transaction untuk memahami dampaknya secara lebih mendalam.
Dengan memantau dan menganalisis exception secara efektif, Anda dapat menangani masalah secara proaktif, meningkatkan stabilitas aplikasi, dan memperbaiki pengalaman pengguna secara keseluruhan
Ukur kepuasan end-user
Tool application performance monitoring dari Applications Manager membantu admin IT mengukur kepuasan pengguna باستخدام skor Apdex, sehingga memberikan insight tentang pengalaman end-user saat menggunakan aplikasi. Skor ini dikonversi menjadi indeks sederhana—puas, toleran, frustrasi—dan berfungsi sebagai acuan dasar untuk troubleshooting performa. Dengan menyederhanakan troubleshooting, console APM kami dapat dengan cepat mengidentifikasi data debug yang penting tanpa menambah beban performa, sehingga mengurangi kebutuhan untuk menelusuri file log dan mempercepat waktu penyelesaian masalah.
Dapatkan visibilitas full-stack
Fitur infrastructure monitoring dari Applications Manager mendukung lebih dari 150 teknologi, sehingga memungkinkan full stack monitoring. Dengan bantuan ADDM, tool ini memetakan dependensi dan melacak semua elemen yang memengaruhi health aplikasi untuk identifikasi akar masalah yang lebih cepat dan pengelolaan yang proaktif. Service map otomatis dari app performance monitor kami membantu Anda mendapatkan gambaran menyeluruh tentang arsitektur aplikasi serta memvisualisasikan koneksi dan dependensinya. Fitur service map dari tool monitoring APM kami memungkinkan Anda untuk:
- Melihat secara cepat health dan status operasional terkini dari seluruh environment Anda.
- Mengidentifikasi elemen yang bermasalah dan menelusurinya lebih lanjut hingga ke host individual dari komponen eksternal.
- Menilai dampak masalah performa, baik upstream maupun downstream, dengan melihat bagaimana setiap komponen saling terhubung.
Amati interaksi database
Applications Manager menyediakan insight mendalam tentang performa database.
- Identifikasi bottleneck performa: Analisis metrics penting seperti average, minimum, maximum, dan total response time untuk menemukan query yang berjalan lambat.
- Optimalkan penggunaan database: Lacak frekuensi pemanggilan query, throughput, SQL time, dan error rate untuk mengoptimalkan performa database.
Lebih dari sekadar database monitoring
Selain database monitoring tradisional, tool application performance monitoring dari Applications Manager juga menganalisis operasi database di dalam aplikasi Anda:
- Observability yang lebih baik: Sebagai platform application observability, Applications Manager meningkatkan produktivitas developer dengan mengurangi waktu debugging.
- Percepatan time-to-market: Deploy dan update service dengan lebih percaya diri, lalu visualisasikan dampaknya secara cepat.
- Dukungan komprehensif: Manfaatkan kapabilitas distributed tracing untuk aplikasi Java, .NET, dan Node.js.
Tingkatkan performa dengan thread profiling
Metode troubleshooting tradisional seperti thread dumps bisa memakan waktu dan kompleks. Applications Manager menyederhanakan proses ini dengan kapabilitas thread profiling bawaan:
- Identifikasi thread yang boros CPU: Temukan dengan cepat thread yang menghabiskan resource CPU secara berlebihan.
- Analisis thread yang detail: Dapatkan insight tentang thread ID, CPU time, dan alokasi memori untuk setiap thread.
- Visibilitas di level method: Analisis jumlah invocation dari setiap method di dalam aplikasi Anda.
- Isolasi akar masalah: Identifikasi dengan mudah method yang menyebabkan response lambat dan bottleneck performa.
Dengan memanfaatkan thread profiling, Anda dapat mendiagnosis masalah performa yang kompleks di production environment tanpa membuang waktu untuk analisis manual terhadap data mentah.
Tingkatkan praktik DevOps
Tool application performance monitoring dari Applications Manager memberdayakan tim DevOps dengan kapabilitas DevOps monitoring yang komprehensif, termasuk pengalaman end-user, infrastruktur, dan digital experience monitoring.
- Percepat troubleshooting: Identifikasi dan selesaikan masalah dengan cepat tanpa perlu menelusuri file log.
- Tingkatkan siklus pengembangan: Amati dampak perubahan environment dalam satu console, sehingga rilis menjadi lebih cepat dan kualitas produk meningkat.
- Penyelesaian masalah secara proaktif: Antisipasi kebutuhan pengguna dan optimalkan aplikasi berdasarkan insight real-time.
Dengan menyediakan tampilan terpadu dari seluruh lifecycle aplikasi, Applications Manager menyederhanakan workflow DevOps dan meningkatkan efisiensi secara keseluruhan.
Gunakan pendekatan monitoring terpadu untuk visibilitas 360°
Jangan puas dengan tampilan performa aplikasi yang terfragmentasi. Karena performa aplikasi berpengaruh langsung pada kepuasan pengguna dan keberhasilan bisnis, menjaga performa optimal di seluruh ekosistem aplikasi yang kompleks memerlukan pendekatan yang komprehensif. Dengan menggabungkan kemampuan proaktif dari synthetic monitoring dan insight pengguna nyata dari real user monitoring (RUM) dengan metode application performance monitoring tradisional, organisasi dapat memperoleh pandangan yang menyeluruh tentang performa aplikasi. Fitur utama Applications Manager mencakup synthetic monitoring dan real user monitoring untuk monitoring pengalaman end user yang komprehensif. Dengan menganalisis perilaku pengguna dari end-user experience monitoring dan data dari application performance monitoring, Anda dapat:
- Mengidentifikasi masalah secara proaktif.
- Mendapatkan insight pengalaman pengguna di dunia nyata.
- Menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik.
Insight yang lebih dalam dengan advanced analytics berbasis AI
Dengan menggabungkan machine learning (ML) dan data time series, Applications Manager menghadirkan pendekatan application performance monitoring yang lebih cerdas dan otomatis. Ini memberikan manfaat besar bagi organisasi yang ingin mengoptimalkan operasional IT dan menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih baik.
Analisis data historis
Applications Manager menyimpan data time-series dalam jumlah besar, sehingga memungkinkan analisis tren historis, pola musiman, dan perubahan performa jangka panjang.
Reporting prediktif
Advanced analytics berbasis machine learning memprediksi tren di masa depan dan mengungkap pola tersembunyi. Pendekatan proaktif ini membantu pengambilan keputusan yang lebih tepat dan optimasi infrastruktur.
Deteksi anomali dinamis
Applications Manager menggunakan ML untuk menyesuaikan threshold anomali secara dinamis. Ini membantu meminimalkan false alarm dan menemukan masalah sebelum menjadi kritis, sehingga MTTI dan MTTR dapat berkurang secara signifikan.
Application performance monitoring dalam praktik: Contoh di dunia nyata
| Optimasi performa e-commerce | Tantangan: Tingginya angka cart abandonment akibat waktu loading halaman yang lambat dan error saat checkout. | Applications Manager mengidentifikasi bottleneck performa secara real-time, seperti query database yang lambat atau server yang overload. Dengan menyelesaikan masalah ini, tim dapat mengurangi cart abandonment hingga 25%. |
| Perbankan dan layanan keuangan | Tantangan: Latensi dalam pemrosesan transaction yang menyebabkan ketidakpuasan pelanggan. | Transaction tracing dari ManageEngine melacak delay pada API tertentu, sehingga masalah dapat diselesaikan dengan cepat dan transaction tetap berjalan mulus. |
| Monitoring aplikasi healthcare | Tantangan: Downtime pada sistem manajemen pasien yang kritis berdampak pada layanan kesehatan. | Monitoring proaktif dan deteksi anomali membantu memastikan availability aplikasi healthcare selama 24/7. |
| Hybrid cloud monitoring | Tantangan: Mengelola performa di environment on-premises dan cloud. | Unified monitoring dari Applications Manager memberikan visibilitas di seluruh sistem hybrid, mencakup seluruh application stack beserta dependensinya. |
Applications Manager - solusi enterprise terbaik untuk application performance monitoring
Dengan tool APM dari ManageEngine, pemimpin bisnis mendapatkan lebih dari sekadar tool—mereka memperoleh mitra strategis dalam transformasi digital. Cloud-native dan berbasis AI, Applications Manager membantu meminimalkan Mean Time to Recovery (MTTR), mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan kepuasan pelanggan melalui pengalaman digital yang lebih baik. Dengan ROI yang terbukti dan insight real-time, solusi ini dipercaya oleh perusahaan di seluruh dunia untuk menciptakan nilai jangka panjang.
| Fitur | ManageEngine APM | SolarWinds | New Relic | Elastic Observability |
|---|---|---|---|---|
| Monitoring real-time | ||||
| Deteksi anomali berbasis AI | ||||
| Harga terjangkau | (Mahal) | (Mahal) | ||
| Free trial | (30 hari) | (14 hari) | (7 hari) |


