Setiap organisasi memiliki proses dan layanan yang perlu didukung dengan cara yang berbeda. Service desk IT pun tidak terkecuali dan harus mampu mendukung proses yang sangat spesifik sesuai kebutuhan bisnis. Namun, hal ini sering menjadi tantangan bagi tim help desk IT.
Tool ITSM legacy umumnya tidak menyediakan opsi kustomisasi bawaan yang memadai. Bahkan untuk kustomisasi sederhana, organisasi sering kali harus mengeluarkan upaya pengembangan yang besar. Akibatnya, otomatisasi proses menjadi tidak lengkap atau kurang tepat, sehingga pengalaman pengguna pun tidak optimal.
Di sisi lain, software help desk yang mudah dikustomisasi memungkinkan organisasi menerapkan konfigurasi proses yang sesuai dengan kebutuhan, dengan upaya dan overhead yang lebih rendah.
Kemampuan kustomisasi dalam tool IT service desk dapat memberikan berbagai manfaat, baik bagi end user maupun teknisi:





